Indonesia Kembali Catat Rekor Kematian Karena Covid-19

  Rabu, 27 Januari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi gambaran pemakaman jenazah pasien cocid-19 menggunakan protokol kesehatan/ Republika

JAKARTA, AYOTEGAL.COM  – Indonesia kembali mencatatkan rekor angka kematian lantaran terjangkit Covid-19. Dalam waktu 24 jam, angka kematian karena positif Covid-19, mencapai 387 kasus, Rabu (27/1/2021). Kasus kamatian karena corona ini tertinggi, usai sebelumnya pada 21 Januari kasus tersebut menduduki peringkat terbanyak sebesar 346 kasus.

Dalam kurun 24 jam hari ini, Rabu, Kementerian Kesehatan atau Kemenkes juga mencatat penambahan aksus positif Covid-19 sebanyak  11.948 kasus. Dengan demikian, akumulasi kasus positif Covid-19 mencapai 1.024.298 kasus.

Penambahan hari ini menjadikan total sebanyak 164.113 kasus aktif. Sementara terdapat 831.330 total kasus sembuh, serta 28.855 total angka meninggal dunia.

Berikut Ayojakarta - bagian dari Ayo Media Network rangkum covid19.go.id selama sepekan terakhir:

AYO BACA : Kok Bisa Belajar Online Sebabkan Lost Generation? Simak Penjelasan dari Sekretaris Disdik Batang Ini!

21 Januari: 11.703 kasus

22 Januari: 13.632 kasus

23 Januari: 11.788 kasus

24 Januari: 12.191 kasus

AYO BACA : Turun Rp 2.000, Harga Emas Antam 27 Januari 2021 Rp 956.000

25 Januari: 9.994 kasus

26 Januari: 13.094 kasus

27 Januari: 11.948 kasus

Indonesia memasuki proses vaksinasi serentak tahap selanjutnya untuk penyuntikan dosis kedua. Har ini, Rabu, Presideo Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan vaksin sinovac usai 14 hari disuntik dosis pertama pada 13 Januari 2021. Jokowi bersama jajarannya serta tokoh masyarakat divaksin di Istana Kepresidenan.

Pemberian suntikan vaksin kedua kepada Presiden Jokowi kali ini juga dilakukan oleh Prof dr Abdul Muthalib. Selama pelaksanaan vaksinasi, Wakil Ketua Dokter Kepresidenan tersebut dibantu oleh M Sokheh, selaku ners.

Vaksin yang disuntikkan kepada Presiden dan para penerima vaksin lainnya di seluruh Indonesia hingga saat ini ialah vaksin CoronaVac. Vaksin CoronaVac membutuhkan dua dosis penyuntikan bagi tiap masing-masing penerima untuk memperkuat respons imun dari suntikan dosis pertama. Sebanyak 0,5 mililiter dosis vaksin disuntikkan di masing-masing penyuntikan.

AYO BACA : Jeritan Peternak Ayam di Banyumas, Tak Dibina Cara Olah Limbah, Dipalak Oknum, Sebagian Besar Kini Gulung Tikar!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar