Saatnya Kuasai Digital, Ini Pesan Bupati Tegal saat Lantik 154 Pejabat Fungsional

  Rabu, 27 Januari 2021   Dwi Ariadi
Pelantikan pejabat fungsional oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Pendopo Amangkurat, Rabu (27/1/2021)(dok Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Sebanyak 154 PNS Pemkab Tegal dilantik sebagai pejabat fungsional oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Pendopo Amangkurat, Rabu (27/1/2021). 

Mereka yang dilantik merupakan hasil pengadaan CPNS Pemkab Tegal tahun 2018. 

Dalam kesempatan itu, Umi Azizah mengharapkan pengabdian selama satu tahun ini tetap mengedepankan prinsip profesionalisme dalam menunjang peningkatan kinerja pemerintahan.

''Selalu dituntut inovatif dan adaptif terhadap perubahan yang cepat dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan utamanya pelayanan publik,''kata Umi Azizah. 

Sebagai pejabat fungsional, Umi mengimbau agar selalu membantu dan ikut serta menjadi bagian yang mengakselerasi kinerja OPD dalam merespons berbagai tuntutan kebutuhan layanan dan harapan masyarakat yang terus meningkat. 

Apalagi, lanjut Umi, di saat pandemi Covid-19 sekarang ini, di mana menuntut untuk bekerja ekstra dengan cara-cara yang tidak biasa.

"Saya harap ada terobosan, ada inovasi seperti halnya guru yang cepat mendisrupsi pola-pola pembelajaran dan pengajarannya yang berbasis daring," ujarnya.

Umi menekankan, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik sangat bergantung pada kemampuan aparatur di setiap OPD yang secara cepat mampu memberikan layanan terbaik dan mampu memberikan analisis serta kajian di unit kerjanya. 

Selain itu, Bupati Umi mengharapkan pola komunikasi digital dan penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi harus dapat dikuasai dan diterapkan di lingkungan kerja masing-masing PNS.

"Penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi akan mempermudah tugas-tugas saudara, membuka akses informasi publik dan memudahkan saya dalam hal pemantauan,''katanya. 

''Di samping itu, penggunaan sistem informasi manajemen yang tepat akan mencegah terjadinya keterlambatan pelaporan dan meminimalisir terjadinya penyimpangan atau penyalahgunaan anggaran,"tandas Umi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar