Jumlah Warga Miskin di Indonesia Menigkat

  Senin, 15 Februari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi warga miskin tinggal di bantaran sungai/ Suara.com

JAKARTA, AYOTEGAL.COM - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2020 sebesar 10,19%, meningkat 0,41% poin dari Maret 2020 dan meningkat 0,97% poin terhadap September 2019. Pandemi Covid-19 disebut sebagai penyebab angka kemiskinan meningkat.

"Jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 27,55 juta orang, meningkat 1,13 juta orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019," ujar Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/2/2021).

AYO BACA : Wow, Pengguna Internet di Indonesia Capai 202,6 Juta Jiwa

Dari data BPS terlihat persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2020 sebesar 7,38%, naik menjadi 7,88% pada September 2020.

Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2020 sebesar 12,82%, naik menjadi 13,20% pada September 2020.

AYO BACA : 13.175 Posko Terpadu PPKM Mikro Didirikan

Dibanding Maret 2020, jumlah penduduk miskin September 2020 perkotaan naik sebanyak 876,5 ribu orang (dari 11,16 juta orang pada Maret 2020 menjadi 12,04 juta orang pada September 2020).

Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak 249,1 ribu orang (dari 15,26 juta orang pada Maret 2020 menjadi 15,51 juta orang pada September 2020).

Garis Kemiskinan pada September 2020 tercatat sebesar Rp 458.947,-/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 339.004,- (73,87%) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 119.943,- (26,13%).

Pada September 2020, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,83 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp 2.216.714,-/rumah tangga miskin/bulan.

AYO BACA : Napi di Semarang Dimasukkan Sel Tikus Karena Bawa Sajam Rakitan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar