Penyintas Covid-19 di Kota Tegal Siap Donorkan Plasma Konvaselen, Ini Persyaratannya

  Senin, 15 Februari 2021   Lilisnawati
Deklarasi Paguyuban Donor Darah Plasma Konvaselen Sukarela (PDDPKS) PMI Kota Tegal, Senin (15/2/2021) (Humas Pemkot Tegal).

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Penyintas Covid-19 yang tergabung dalam Paguyuban Donor Darah Plasma Konvaselen Sukarela (PDDPKS) PMI Kota Tegal siap mendonorkan plasma konvaselen kepada penderita Covid-19.

Hal itu terungkap saat Pencanangan Gerakan Donor Darah Plasma Konvaselen di Aula PMI Kota Tegal, Senin (15/2/2021).

Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi S mengatakan, dengan adanya paguyuban PDDPKS ini, menandakan bahwa PMI Kota Tegal sudah bisa menerima pendonor.

"Karena selama ini, mendapatkan donor plasama konvaselen itu susah. Belum lagi nanti ada persyaratan yang harus dipenuhi," katanya.

Agus menjelaskan, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, berusia 18 sampai 60 tahun dan berat badan minimal 55 kilogram.

Kemudian, pemeriksaan tanda vital yang normal yakni tekanan darah systole 90-160 mmHg, tekanan darah diastole 60-100 mmHg, denyut nadi sekitar 50 sampai 100 kali per menit, dan suhu tubuh kurang dari 37 derajat Celsius, terdiagnosis Covid-19 sebelumnya dengan real time PCR dan sudah dinyatakan sembuh oleh rumah sakit.

Selain itu, ada juga pemeriksaan kadar Hemoglobin, lebih dari 13.0 g/dL untuk pria dan lebih dari atau sama dengan 12.5 g/dL untuk wanita, tidak leukopenia, limfopenia, trombositopenia, neutrofil lymphocyte ratio (NLR) kurang dari atau sama dengan 3,13, konsentrasi protein darah total lebih dari 6 g/dL atau albumin darah normal lebih dari 3,5 d/dL.

"Hasil uji saring IMTL terhadap sifilis, hepatitis B dan C serta HIV dengan CLIA/Elisa non-reakif, hasil uji saring terhadap hepatitis B dan C serta HIV dengan NAT non-reaktif 11. Hasil skrining terhadap antibodi golongan darah negative, hasil pemeriksaan Golongan Darah A,B,O dan rhesus dapat ditentukan," bebernya.

Sementara syarat lainnya yakni tidak memiliki riwayat transfusi sebelumnya, bersedia untuk menjalani prosedur plasmaferesis dan untuk donor wanita dipersyaratkan belum pernah hamil dan tidak memiliki antibodi anti-HLA/anti-HNA (namun tidak telalu direkomendasikan).

Menanggapi itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengucapkan apresiasi kepada PMI Kota Tegal yang sudah cepat dan tepat mendeklarasikan pagiyuban donor darah plasma konvaselen.

"Ini artinya, di masa pandemi ini semua pihak memang tergerak untuk membantu sesama. Dalam hal ini adalah mereka yang pernah terpapar Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh. Karena dari merekalah setetes plasma darah bisa menyelamatkan nyawa sesama," ucapnya.

Dedy berharap, dengan banyaknya orang yang melakukan donor plasma konveselen, dapat menyelematkan sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus korona. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar