Kajari Tegal Sebut Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun dan Bantuan Covid-19 Masuk Penyidikan

  Kamis, 18 Februari 2021   Lilisnawati
Kajari Kota Tegal Jasri Umar didampingi Kasi Intel Ali Muchtar saat konferensi pers, Kamis (18/2/2021).(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- Dua kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Kota Tegal masuk ke tahap penyidikan.

Dua kasus tersebut yakni soal proyek revitalisasi Alun-alun Kota Tegal dan bantuan Covid-19 dari program CSR PDAM Kota Tegal.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tegal, Jasri Umar mengungkapkan, kasus tersebut merupakan dua dari empat kasus yang tengah diselidiki kejaksaan.

"Jadi dari empat kasus yang kita selidiki, dua kita naikkan ke penyidikan, satu kita hentikan dan satu lagi masih dalam telaah," bebernya saat konferensi pers di kantor Kejari Kota Tegal, Kamis (18/2/2021).

Menurut Kajari, pihaknya akan mulai memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Ia juga belum bisa membeberkan siapa tersangka dalam kedua kasus tersebut.

"Ini baru penyidikan. Kita panggil dulu semua. Setelah itu masuk ke penyidikan umum, baru bisa simpulkan siapa tersangkanya," ucapnya.

Sementara kasus yang dihentikan yakni adanya laporan dugaan pungutan untuk membeli alat pelindung diri (APD) di DPUPR Kota Tegal.

Sedangkan kasus yang masih dalam telaah yakni dugaan pemotongan dana ASN.

"Perkara yang dihentikan karena tidak ada alat bukti yang mengarah ke tipikor. Sedang yang masih telaah, kita masih mencari perbuatan melawan hukumnya," jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar