Geger Wakil Wali Kota Tegal Jumadi Menghilang, Ini Faktanya

  Senin, 22 Februari 2021   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi saat dikonfirmasi di rumah dinasnya, Senin (22/2/2021).(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Santer dikabarkan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi 'menghilang' sejak, Kamis (11/2/2021).

Pasalnya, selama 11 hari itu, keberadaan orang nomor dua di Kota Tegal tak diketahui atau tidak berangkat bekerja. Seperti yang disampaikan Sekda Kota Tegal Johardi kepada sejumlah wartawan, Senin (22/2/2021).

"Saya akan menyampaikan informasi bahwa sejak tanggal 11 Februari 2021, pak wakil tidak berada di tempat. Ini info dari ajudan saat itu. Saya telepon pun tidak diangkat," katanya.

Bahkan, kata Johardi, istri dari wakil wali kota pun ikut tidak mengetahui keberadaanya.

Saat ditanya keharmonisan keduanya, Johardi mendoaakan agar keduanya lekas kembali seperti sediakala.

"Saya yakin pak wali orangnya sangat baik. Semua bisa bekerja dengan baik. Hanya karena suatu hal yang saya tidak tahu. Tetapi saya doakan hubungan beliau mudah-mudahan bisa cepat kembali semua," ucapnya.

Menghilangnya wakil wali kota diketahui usai beredar isu gesekan dengan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

Sementara saat dikonfirmasi di rumah dinasnya, Jumadi menyangkal bahwa tidak benar kalau dirinya mangkir bekerja selama 11 hari.

"Sejak tanggal 11 Februari 2021 saya tidak ngantor? Saya 15 Februari masih ikut kegiatan nelayan di Pelabuhan Jongor. Acara deklarasi nelayan cantrang," ungkapnya.

Sebelumnya, di tanggal 11 Februari 2021, dirinya menemui Menteri KKP Sekti Wahyu Trenggono bersama HNSI Kota Tegal. Artinya, kata Jumadi, ia masih menjalankan tugasnya sebagai wakil wali kota.

"16 dan 17 Februari pun sama. Saya bekerja dari rumah. Hari ini juga sama, saya tidak ngantor tapi saya menerima tamu di rumah," ucapnya.

Jumadi juga membeberkan alasannya tidak berangkat ke kantor. Ia menjelaskan, bahwa sejumlah fasilitas ditarik, dari mulai mobil dinas hingga ajudan pribadinya.

"Kenapa saya tidak ke kantor? Karena nggak ada sopir nggak ada ajudan. Saya juga nggak tahu jadwal, karena nggak ada ajudan. Mereka ditarik sejak 19 Februari," terangnya.

Ia juga mengaku tidak mengetahui alasan ditariknya sopir dan ajudan. Bahkan, tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Wakil wali kota juga menepis adanya isu ketidakharmonisan bersama wali kota. "Tidak ada masalah saya dengan pak wali," tegasnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar