Jumadi Gagal Ngantor, Ruangannya Terkunci. Ada Tulisan Mencengangkan di Pintu!

  Selasa, 23 Februari 2021   Fitria Rahmawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi tak bisa masuk ke ruangan kerjanya di Balai Kota Tegal karena pintu ruangan terkunci, Selasa (23/2/2021). [Suara.com/F Firdaus]

TEGAL, AYOTEGAL.COM - Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, tak bisa masuk di ruang dinasnya. Itu lantaran pintu ruangannya yang berada di kompleks Balai Kota Tegal, Selasa (23/2/2021) terkunci. 

Pada pukul 08.25 WIB, ia tiba di lantai dasar Gedung Sekretariat Daerah (Setda) diantarkan sang istri, Dyah Probondari. Seperti diketahui, semua fasilitas yang melekat pada Jumadi sudah dicabut, sheingga ia terpaksa diantarkan istrinya menuju kantor.

Di pintu ruang kerjanya tertempel tilisan menggunakan kertas yang berbunyi "Bapak Wakil Wali Kota Tegal Tidak Ada di Tempat Mulai Tanggal 11 Februari 2021 Sampai Dengan Sekarang".

Jumadi pun urung masuk kantornya dan kemudian mendatangi ruangan Sekretaris Daerah (Sekda), Johardi, yang berada di gedung yang sama. Setelah berada di ruangan sekda sekira setengah jam, Jumadi kemudian memutuskan meninggalkan Balai Kota setelah dijemput oleh istrinya.

"Hari ini saya ke kantor mau masuk ruangan dikunci, tidak ada staf, tidak ada siapa-siapa. Saya rencananya mau menerima sejumlah mahasiswa terkait acara seminar, tapi ini saya nggak bisa masuk gimana, dikunci begini, saya harus pulang. Masak saya nongkrong di sini?,‎" ujar Jumadi sebelum meninggalkan Balai Kota.

"Sampai sini pintu kantor saya terkunci, staf saya tidak ada semua, bahkan dikatakan ada saya tidak di tempat sejak 11 Februari, ini aja sudah salah. Ini saya tidak tahu maksudnya seperti apa," ujarnya.

AYO BACA : Kata Pengamat Soal Kisruh Wali Kota dan Wakil Walikota Tegal Mencuat

Jumadi menegaskan tidak ada masalah dengan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, sehingga dia mengaku tidak mengerti alasan ruangan kantornya dikunci dan fasilitas sopir dan ajudan ditarik.

"Saya tidak ada masalah. Semuanya bisa dikomunikasikan kan? Selama ini saya di kantor tidak pernah ditanya, giliran saya pulang ke rumah pribadi ditanya, saya bingung," ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Sekda Kota Tegal Johardi menyebut Jumadi tidak masuk kerja selama 11 hari sejak 11 Februari 2020. Jumadi juga disebut tidak diketahui keberadaannya.

"Mulai tanggal 11 Februari sampai hari ini tidak ada di tempat (kantor). Keberadaannya tidak diketahui. Sudah beberapa kali saya telpon juga tidak diangkat," ujarnya, Senin (22/2/2021).

‎Menurut Johardi, Jumadi baru memberi informasi terkait keberadaannya melalui pesan WhatsApp, Senin (22/2/2021). 

‎"Pak wakil sudah menginformasi ke saya tadi, saya di Tegal, hanya itu saja. Saya jawab bapak segera saja menghadap ke pak wali kota," sebut Johardi.

Hingga kini belum ada konfirmasi dari Wali Kota Tegal, Dedy Yon.

AYO BACA : Geger Wakil Wali Kota Tegal Jumadi Menghilang, Ini Faktanya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar