Pasangan Petani di Jepara Edarkan Sabu, Sudah jadi TO Sejak Lama

  Selasa, 23 Februari 2021   Fitria Rahmawati
Pasutri jepara yang menjadi tersangka kasus narkoba di Polres Jepara. [Suara.com/Fadil AM]

JEPARA, AYOTEGAL.COM - Pasangan suami-istri (pasutri) yang bekerja sebagai petani di Kabupaten Jepara diciduk polisi lantaran mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Tak hanya menjadi pemakai, keduanya merupakan pengedar yang sudah lama menjadi incaran polisi.

Kasatnarkoba Polres Jepara, Iptu Sulistyono mengatakan, mereka yakni TU (35) dan EP (27) warga RT 01/RW 01 Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Meski tergolong lihai dalam menghindar dan menutupi jejak. Pasutri tersebut tak selamanya dapat mengelabuhi kejaran petugas.

"Lama di TO. Indikasi sebagai pengedar. Dibuntuti gerak geriknya. Suatu saat pergi keluar dan ditangkap," jelas Sulis, Selasa (23/2/2021).

AYO BACA : Kata Pengamat Soal Kisruh Wali Kota dan Wakil Walikota Tegal Mencuat

Dalam keterangannya, TU yang adalah seorang petani yang sudah memakai sabu-sabu selama 1,5 tahun. Tak hanya mengonsumsi sendiri, dia juga mengajak istrinya untuk menikmati sabu-sabu. 

TU mengaku, mendapatkan barang haram itu dari temannya di Semarang.

"Saya beli dari teman-teman. Saya pakai untuk dopping," ungkapnya.

Dalam operasi narkoba yang dilaksanakan selama 2 bulan terakhir. Tercatat pihak kepolisian berhasil menyita barang bukti berupa 680 pil tanpa izin edar dan 50 gram sabu-sabu. 

AYO BACA : Jumadi Gagal Ngantor, Ruangannya Terkunci. Ada Tulisan Mencengangkan di Pintu!

Dalam gelar perkara itu, Polres Jepara mengumumkan berhasil meringkus sebanyak 12 tersangka. 

Mereka adalah  AR (34) warga RT 06/RW 02 Desa Welahan, S (57) warga RT 01/RW 02 Desa Tengguli Kecamatan Bangsri, S (60) warga RT 03/RW 03 Desa Tubanan Kecamatan Kembang.

NA (35) warga RT 07/RW 03 Desa Pelang Kecamatan Mayong, BS (53) warga RT 01/RW 03 Desa Bondo Kecamatan Bangsri, J (42) warga Desa Ngasem Kecamatan Batealit.

Kemudian, SA (33)  RT 25/RW 05 Desa Ragunglampitan Kecamatan Batealit, SG (36) warga RT 13/RW 03 Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan, MM (40) warga RT 04/RW 04 Desa Krasak Kecamatan Pecangaan. 

Terakhir pasutri berinisial TU (35) dan EP (27) warga RT 01/RW 01 Desa Cepogo Kecamatan Kembang, serta D (41).

"Para tersangka diancam hukuman penjara 4 tahun sampai 20 tahun," tegas Sulis.

AYO BACA : Dua Polisi Polda Jateng Konsumsi Narkoba

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar