Saling Tuding Penyebab Fasilitas Wawalkot Tegal Diluciti, Dedy Yon Masih Bungkam

  Selasa, 23 Februari 2021   Fitria Rahmawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi/ Suara.com

TEGAL, AYOTEGAL.COM - Kisruh pimpinan eksekutif di Kota Tegal menjadi catatan buruknya komunikasi pelaksana birokrasi di pemerintah daerah. Jika terus dibiarkan, rakyatlah yang akan menjadi korban.

Tak berangsur membaik, kedua pihak antara Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, dengan Sekretariat Daerah Pemkot Tegal justru saling menuding alasan kenapa fasilitas yang melekat pada Jumadi diluciti. Hal yang disayangkan, Wali Kota Tegal Dedy Yon masih bungkam.

Jumadi mengklaim, ia tak bisa ngantor lantaran semua fasilitas yang melekat pada dirinya sudah dilucuti. Ia bahkan hari ini ngantor diantar istrinya, namun setibanya di Setda justru ruangannya dikunci.

AYO BACA : Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka: Ini Link, Syarat, dan Cara Daftarnya!

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Johardi menyebut, penarikan ajudan dan sopir Wakil Wali Kota Tegal dilakukan karena keduanya mengundurkan diri.

‎\"Penarikan sopir dan ajudan pertama karena ada pengunduran diri. Kemudian di sini (kantor wakil wali kota) ada dua staf yang tidak ada kegiatan, jadi untuk sementara ditarik dan difungsikan ke OPD (organisasi perangkat daerah) yang membutuhkan‎,\" ujar Johardi, Selasa (23/2/2021).

Menurut Johardi, ajudan dan sopir mengundurkan diri karena Jumadi selama beberapa hari tidak masuk kantor. Hal ini juga membuat staf yang berada di kantornya turut ditarik dan dipindahkan ke OPD lain.

AYO BACA : NTT jadi Provinsi Penyumbang Kemiskinan Nasional Terbesar

‎\"Untuk sementara ditarik dan difungsikan ke OPD yang membutuhkan. Kalau ini sudah kembali seperti semula ya nanti akan dipenuhi seperti semula‎,\" ucapnya.

Johardi mengatakan, sopir, ajudan dan staf akan dikembalikan setelah Jumadi kembali berangkat ke kantor dan berkomunikasi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

‎\"Hari ini (Jumadi) sudah datang, nanti pasti akan dikembalikan. Tapi ya tetap proses ya, harus cari sopir yang sesuai dengan harapan pak wakil. Apapun saya ingin semuanya kembali seperti semua, ingin yang terbaik,\" jelasnya.

Sementara terkait ruangan kerja Jumadi yang dikunci dan ditempeli tulisan jika Jumadi tak masuk kantor sejak 11 Februari 2021, Johardi mengungkapkan alasan yang sama. 

“Dari tanggal 11 Februari sampai kemarin memang pak wakil belum ada komunikasi dengan pak wali. Itu dituliskan untuk memperjelas saja. Itu juga atas dasar dari pak wali,” ungkapnya.

AYO BACA : Kata Pengamat Soal Kisruh Wali Kota dan Wakil Walikota Tegal Mencuat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar