Bupati Tegal dan Fikri Faqih Ajak Mahasiswa Tangkap Peluang Bisnis Digital

  Rabu, 24 Februari 2021   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah saat mengisi Kuliah Umum dan Penandatanganan MoU di Politeknik Purbaya Tegal, Rabu (24/2/2021).(Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM  - Bupati Tegal Umi Azizah mengajak mahasiswa untuk dapat menangkap peluang bisnis di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini. 

Pasalnya, menurut Umi Azizah, teknologi informasi semakin murah dan terjangkau memunculkan gelombang smart device, sistem yang terintegrasi dan otomatisasi yang menjadi bagian terpenting dalam pengembangan bisnis serta usaha. 

Hal tersebut disampaikan Umi saat mengisi Kuliah Umum dan Penandatanganan MoU di Politeknik Purbaya Tegal, Rabu (24/2/2021).

"Era digital ini juga dapat merubah segala produk menjadi jasa, yaitu jasa yang serba digital dengan membentuk marketplace baru, platform baru, cara baru hingga peluang kerja baru," kata Umi.

Terlebih transformasi teknologi, lanjut Umi, sangat memudahkan dunia usaha dalam menciptakan produk baru hingga efisiensi biaya seperti paperless. Sebab, dunia telah berubah dari segala sisi.

Berdasarkan data dari Hootsuite per Januari 2020 waktu rata-rata orang Indonesia dalam mengakses internet sebagai perangkat selama 7 jam 59 menit dan bermedia sosial kurang lebih 3 jam 26 menit. Sedangkan waktu menonton televisi 3 jam 04 menit. 
"Inilah yang harus kita manfaatkan. Mengakses internet dengan kegiatan yang positif serta menghasilkan," ujarnya.

Umi mencontohkan, salah satu start up kecipir.com. Menurutnya, inovasi tersebut dapat memudahkan masyarakat membeli sayur, buah hingga beras di mitra petani kecipir.com. Dirinya menyebut, setidaknya kecipir.com sudah memiliki 12.000 - 15.000 pelanggan dengan 229 mitra petani di Jawa Barat, seperti Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

Pada kesempatan baik ini, Umi juga menitip pesan kepada mahasiswa untuk dapat melihat tantangan sebagai sebuah kesempatan. 

"Saya mengutip dari seorang Jack Ma pendiri sekaligus CEO Alibaba Group, bahwa kesempatan berada di mana ada keluhan dan selama kamu tidak menyerah, kamu masih punya kesempatan. Menyerah adalah kegagalan terbesar," tegas Umi.

Ikut hadir memberikan kuliah umum, Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Abdul Fikri Faqih yang juga menyampaikan, mahasiswa memiliki peran dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

 "Mahasiswa tentunya bisa memanfaatkan teknologi secara bijak, karena dari teknologi kita dapat belajar dan mendapatkan informasi apa saja," tuturnya.

Adapun subsektor ekonomi kreatif, menurut Fikri, meliputi periklanan, arsitektur, penerbitan, desain komunikasi visual, fotografi, desain produk, seni pertunjukan, televisi dan radio, design interior serta seni rupa. 

Selain itu subsektor unggulan, meliputi kuliner, fashion  kriya dan subsektor prioritas diantaranya aplikasi, permainan, musik dan film, animasi serta video.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar