Peringati HPSN, Pemkot Tegal Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah

  Rabu, 24 Februari 2021   Lilisnawati
Peresmian pusat daur ulang sampah yang berlokasi di Kelurahan Mintaragen, Rabu (24/02/2021).

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -  Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Pemerintah Kota Tegal meresmikan pusat daur ulang sampah yang berlokasi di Kelurahan Mintaragen, Rabu (24/02/2021). 

Pemkot Tegal resmi bergabung sebagai penyelenggara Program “Yok Yok Ayok Daur Ulang!” bersama dengan Trinseo (NYSE: TSE), Kemasan Group, dan organisasi pendukung lainnya, yaitu Asosiasi Industri Olefin, Aromatik & Plastik Indonesia (INAPLAS); Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI); Ikatan Pemulung Indonesia (IPI); dan Responsible Care® Indonesia.

Pusat pengelolaan sampah di Kelurahan Mintaragen ini juga menjadi Pusat Pengelolaan Sampah Kota yang pertama di Indonesia setelah terpasangnya mesin pemadat polistirena busa pada Maret 2020 lalu, yang kemudian disusul dengan hadirnya mesin predator sampah.

“Kami berkomitmen dalam mengelola sampah melalui sinergi dengan para stakeholder terkait melalui program daur ulang sampah ini untuk mencapai dan menggerakkan ekonomi sirkular,''kata Sekda Kota Tegal Johardi mewakili Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

Disampaikan oleh Johardi, pengelolaan sampah dengan konsep lama yaitu dikumpulkan kemudian diangkut dan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), harus ditinggalkan, Karena cara tersebut tidak dapat menyelesaikan masalah sampah. 

“Syukur alhamdulillah di awal tahun 2021 ini Kota Tegal telah membuat perubahan tatanan pengelolaan sampah, yang pada mulanya hanya dijadikan kompos, bahan daur ulang, maupun berakhir di TPA, kini telah menggunakan mesin predator yang mampu mengolah hampir semua jenis sampah yang menghasilkan briket sampah,” ungkap Wali Kota.

"Kita berharap melalui launching mesin predator di TPS 3R Mintaragen bisa mengarahkan dampak ekonomis. HPSN ini semoga bisa menjadi daya ungkit, membangun kesadaran publik dalam upaya-upaya pengurangan sampah yang hasilnya positif,''katanya.

Selain itu, dalam sambutan tersebut juga Wali Kota menyampaikan bahwa dengan pengelolaan sampah yang lebih baik lagi diharapkan dapat ikut serta menumbuhkan ekonomi di era pandemi serta menjadi cara  pengeloaan sampah yang berkelanjutan.

Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada PT Kemasan Ciptatama Sempurna yang telah memberi bantuan CSR berupa mesin predator dan secara resmi dilaunching pada event Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini.

''Kota Tegal merupakan yang pertama di Indonesia yang merubah sampah menjadi briket melalui mesin predator,''sebut Wali Kota.

Presiden Direktur PT. Trinseo Materials Indonesia dan Direktur  Sustainability Responsible Care® Indonesia, Hanggara Sukandar,  selaku Direktur Konsultan Keberlanjutan untuk Pusat Pengelolaan Sampah Kota Tegal juga menyampaikan bahwa kolaborasi program daur ulang ini memiliki tujuan akhir untuk mencapai ekonomi sirkular.

''Kolaborasi ini merupakan contoh sempurna yang menggambarkan bahwa dengan adanya upaya bersama seperti ini, kami membantu menutup loop lingkaran ekonomi sirkular di Indonesia dan sekitarnya,” ucap Hanggara Sukandar pada acara peresmian di Tegal.

Wahyudi Sulistya, Direktur Kemasan Group menambahkan, daur ulang sampah plastik karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi memiliki peran penting. 

''Kemasan Group telah  menyumbangkan kepada pusat pengelolaan sampah Kota Tegal satu unit mesin pemadat  PS dan satu unit mesin predator sampah, yang mana mesin predator sampah tersebut mampu mengolah 20 ton sampah basah setiap hari. Saya berharap ini dapat membantu tercpainya ekonomi sirkular,” jelas Wahyudi Sulistya.

Program ini, kata dia, akan mengolah sekitar 260 ton sampah per bulan, atau 10 ton per hari di TPS Mintaragen. Sampah yang dapat diolah adalah seluruh jenis sampah selain material besi dan kaca. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar