Masa Sewa Habis, 22 KK Penghuni Rusunawa Kraton Tegal Ditertibkan

  Senin, 01 Maret 2021   Lilisnawati
Salah satu penghuni Rusunawa Kraton yang sudah habis masa sewanya, Senin (1/3/2021).(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- Sedikitnya 22 KK penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kraton, Kota Tegal ditertibkan, Senin (1/3/2021).

Mereka ditertibkan petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP bersama TNI-Polri lantaran masa sewa rusun sudah habis. Satu di antaranya pasangan suami istri Santoso (61) dan Darwati (52) warga Rusunawa Kraton Blok B Lantai 2.

Santoso mengatakan, penghuni rusun yang masa sewanya sudah habis diminta untuk keluar.

"Kayak saya ini, kontraknya sudah habis. Sudah 6 tahun. Kemarin diminta keluarkan barang-barang sama Satpol PP, ada Polisi dan TNI juga," katanya.

Ia juga mengaku, sempat mendapat perpanjangan waktu selama satu tahun oleh Pemerintah Kota Tegal.

"Harusnya habis tahun kemarin, karena ada korona diperpanjang. Hari ini semua yang sudah habis kontraknya suruh keluar," bebernya.

Meski demikian, Santoso bersama istri dan anak-anaknya sendiri masih bertahan di emperan rusun. Ia mengaku bingung harus pindah ke mana.

"Belum tahu mau pindah kemana, karena nggak punya rumah dan nggak punya uang. Sementara ya di sini dulu, di emperan. Buat makan tiap harinya aja susah," ucapnya.

Santoso berharap, ada kebijaksanaan dari pemerintah untuk warganya yang masih belum mampu.

"Harapannya ada kebijaksaan dari pemerintah. Boleh menempati rusun lagi. Karena saya juga tertib membayar sewa. Sampai sekarang tidak ada tunggakan," tuturnya.

Hal serupa juga dialami penghuni rusun lainnya, Domiri (35). Ia yang menempati Rusunawa Blok B Lantai 3 terpaksa harus bertahan karena belum memiliki tempat tinggal.

"Masih bertahan di sini, karena saya nggak punya rumah dan uang. Saya sehari-harinya buruh harian lepas jadi tukang bekam," katanya.

Domiri juga berharap, pemerintah memberikan kesempatan lagi untuk penghuni rusun yang benar-benar masih belum mampu untuk mandiri.

Berdasarkan pantauan, selain Santoso dan Domiri, masih ada sejumlah warga lainnya yang masih bertahan di emperan rusun.

Sementara Kepala UPTD Pengelolaan Rusunawa Kraton, Puji Arto mengatakan, ada sebanyak 22 KK yang ditertibkan.

"Sebenarnya, total ada 42 KK yang sudah habis masa sewanya. Nah, 22 ini yang sampai hari ini masih bertahan meski kita sudah diberikan surat peringatan ketiga," jelasnya.

Puji menjelaskan, bahwa dalam aturan sewa di Rusunawa Kraton hanya sampai 6 tahun saja. "Aturannya sampai 6 tahun saja. Jadi kalau yang sudah selesai, harus keluar untuk gantian yang lain," ucapnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar