Batang Mulai Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, 8 Maret 2021

  Senin, 01 Maret 2021   Dwi Ariadi
Simulasi Pembelajaran Tatap Muka pada awal pandemi Covid-19 Covid-19 tahun 2020 di SDN 02 Desari Wetan Kecamatan Batang(dok)

BATANG, AYOTEGAL.COM -Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Ahmad Taufiq menyatakan siap melakukan pembelajaran tatap muka mulai 8 Maret 2021 untuk satuan pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP.

"Pada prinsipnya untuk seluruh tingkatan satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP, tapi dengan catatan," katanya di kantornya, Senin (1/3/2021).

Ia mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) Paud dan SD boleh dilakukan berdasarkan kondisi  pandemi tiap desa.

Jika suatu desa berada di zona merah, maka PTM tidak diizinkan. Sedangkan untuk SMP menggunakan zona tingkat kecamatan.

"Kalau misalnya sekolah di zona hijau, tapi ada siswa dari desa zona merah, maka siswa itu tetap menggunakan pembelajaran jarak jauh," tuturnya.

Untuk jumlah siswa yang masuk juga sudah ditentukan. Jika jumlah siswa dalam satu kelas 1-14 orang, maka bisa masuk semua.

Lalu, siswa dalam satu kelas berjumlah 15-28, maka PTM harus dibagi dua secara bergiliran. Misalnya satu hari masuk satu hari libur. "Jika siswa melebihi 28, maka dibagi tiga. Jadi dalam seminggu cuma dua hari masuk," jelasnya.

Untuk PTM SMP berdasarkan zona tingkat kecamatan. Tapi, jika ada SMP yang berada di desa zona merah, maka tidak boleh melaksanakan PTM. "Untuk PAUD kita buka PTM mulai 15 Maret," jelasnya.

Taufiq menjelaskan bahwa para orang tua pun harus mengisi surat pernyataan yang bermeterai. Untuk orangtua yang tidak siap, maka anaknya tetap dilayani dengan daring.

"Saya tegaskan pada kepala sekolah,  jika ada orangtua siswa yang tidak siap anaknya masuk sekolah, maka harus tetap dilayani dengan PJJ melalui daring," jelasnya.

Ia juga mengingatkan para orangtua siswa wajib membawa bekal makan dari rumah. Tidak hanya itu, orangtua juga harus antar jemput sekolah anaknya.

“Penjaja makanan di dalam kantin belum diizinkan buka, sembari melihat perkembangan,” tegasnya.

Sekretaris Disdikbud Batang, Sabar Mulyono menambahkan jumlah SD mencapai 444 dan SMP 71.

Ia juga menambahkan tiap sekolah di Batang wajib melaksanakan protokol kesehatan dan siswa harus memakai masker selama proses pembelajaran.(Muslihun/Batang)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar