Setahun Pandemi Covid-19, Kota Tegal Masih Sisakan 16 Kasus Aktif

  Rabu, 03 Maret 2021   Lilisnawati
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari. (Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Pandemi Covid-19 genap satu tahun berlangsung di Indonesia, Selasa (2/3/2021).

Hal itu merujuk dua kasus perdana Covid-19 yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020. Di Kota Tegal sendiri, kasus pertama ditemukan pada 24 Maret 2020.

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencacat, sampai dengan saat ini kasus Covid-19 di Kota Tegal masih tersisa 16 kasus aktif.

"Masih ada 16 kasus aktif. 5 orang masih dirawat dan 11 lainnya isolasi mandiri," ungkap Kepala Dinas Kesehatan dr Sri Primawati melalui pesan Whatsapp, Rabu (3/3/2021).

Prima juga mengungkapkan, angka kesembuhan di Kota Tegal sudah mencapai 93,49%. Sementara mortality rate atau angka kematian sebesar 5,75%.

Berdasarkan data dari website corona.tegalkota.go.id, Rabu (3/3/2021) jumlah warga Kota Tegal yang terkonfirmasi positif Covid ada 2.120 orang.

Rinciannya, 5 orang masih dirawat, 11 orang menjalani isolasi mandiri, 1.982 orang dinyatakan sembuh dan 122 orang meninggal dunia.

Menurut Prima, laju penyebaran virus korona di Kota Tegal sudah mulai terkendali. Hal itu menyusul dengan adanya sejumlah kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat serta dimulainya program vaksinasi.

Di Kota Tegal sendiri, program vaksinasi sudah memasuki tahap kedua dengan sasaran petugas pelayanan publik, seperti ASN, TNI-Polri, pegawai BUMN dan BUMD. Kemudian, sasaran berikutnya yakni lansia dan wartawan.

"Total sasarannya 42.000 orang. Mereka petugas pelayanan publik, ada ASN, TNI-Polri, petugas transportasi publik, pegawai BUMN dan BUMD. Ada lansia juga dan tentunya teman-teman wartawan," jelasnya.

Ia mengatakan, lansia menjadi prioritas pada vaksinasi tahap kedua. Menurutnya, ada 17.000 lansia yang akan divaksin anticovid-19.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar