Patroli Bersama Tim TNBK, Satgas Yonif 407/PK Temukan 1,5 Kg Kayu Gaharu Ilegal

  Minggu, 07 Maret 2021   Dwi Ariadi
Sebanyak 1,5 kilogram kayu gaharu ilegal yang tidak dilengkapi dokumen diamankan Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK bersama Tim Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK).(dok.Yonif 407/PK)

ADIWERNA, AYOTEGAL.COM - Sebanyak 1,5 kilogram kayu gaharu ilegal yang tidak dilengkapi dokumen diamankan Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK bersama Tim Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) saat melaksanakan patroli.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, dalam keterangan rilis yang diterima Ayotegal.com, Minggu (7/3/2021).

Menurut Letkol Inf Catur Irawan, penemuan tersebut bermula saat Wadanpos Klawik Serda Fernando beserta tiga anggotanya bersama Tim TNBK melaksanakan patroli gabungan di Taman Nasional Betung Kerihun. 

Ketika menyisir sungai melihat, petugas melihat enam orang yang sedang memancing.

"Karna melihat gerak-gerik yang mencurigakan, anggota Pos Klawik menanyakan dan melakukan pemeriksaan terhadap enam orang tersebut," ungkap Dansatgas.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa kayu gaharu seberat 1,5 kg kelas 3 (Biasa), dan diketahui enam orang yang berinisial EM (42), LA (33), AB (24), YS (26), AM (32), DM 25 merupakan pencari kayu gaharu ilegal.

Menurut Dansatgas, perdagangan kayu gaharu begitu menggiurkan karena memiliki nilai jual tinggi, sehingga banyak dimanfaatkan orang untuk memperoleh keuntungan yang banyak tanpa melalui aturan hukum berlaku.

Seperti diketahui, kayu gaharu ini banyak kegunaannya, salah satunya bahan dasar pembuat parfum, sebagai aksesori, dekor interior, serta berbagai kerajinan kayu lainnya, sehingga diminati banyak orang.

Ia menambahkan, untuk mencegah berbagai kegiatan ilegal di wilayah perbatasan, personelnya akan lebih intensif melakukan patroli.

"Enam orang tersebut sudah diberikan pemahaman dan mendapatkan surat pernyataan agar tidak melakukan kegiatan illegal trading di wilayah Taman Nasional Betung Kerihun, dan untuk barang bukti kayu gaharu seberat 1,5 kg sudah kami serahkan ke Kantor Seksi TNBK PTN 1 Lanjak Kab. Kapuas Hulu, Prov. Kalbar untuk ditindak lebih lanjut,"pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar