Klaster Piknik Grup Senam, Bupati Tegal: Semestinya Pemerintah Desa dan Jogo Tonggo Peka

  Sabtu, 27 Maret 2021   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah.(dok)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Umi Azizah menyatakan sangat menyayangkan munculnya klaster Covid-19 dari piknik rombongan senam di Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah. 

Menurut Umi Azizah yang juga Bupati Tegal ini, kebijakan pemerintah yang sedikit melonggarkan aktivitas sosial dan ekonomi di masa pandemi bukan lantas sepenuhnya bebas tanpa batas. 

''Aturan protokol kesehatan tetap harus dijalankan, termasuk menahan diri tidak bepergian jauh. Apalagi dalam bentuk rombongan dengan banyak orang yang tentu risiko penularannya semakin tinggi,''katanya.

Umi menegaskan, di tengah upaya Pemerintah menggenjot program vaksinasi nasional untuk membangun sistem kekebalan tubuh pada minimal 70 persen penduduk Indonesia tentunya harus diimbangi dengan kesediaan setiap warga untuk patuh pada protokol kesehatan.

“Jangan sampai ini semua sia-sia, karena anggaran yang sudah dikeluarkan Pemerintah sangat besar. Maka tolong, kita semua harus bisa saling menjaga, saling mengingatkan karena kelalaian ini bisa menyeret kita pada pendemi gelombang kedua dan itu dampaknya pada perekonomian bisa semakin buruk,” ungkap Umi.

Semestinya, lanjut Umi, pemerintah desa setempat dan Satgas Jogo Tonggo peka jika ada dari komunitas warga akan bepergian dalam bentuk rombongan, karena harus ada izin dan pengawasan dari Satgas desa. 

''Logikanya, ada 50 orang di dalam satu bus tersebut sudah bentuk pelanggaran protokol kesehatan dari sisi kapasitas angkut bus yang seharusnya maksimal 70 persen di masa pandemi ini,''ujarnya.

Umi pun mengingatkan, rencana Pemerintah yang akan melarang mudik Lebaran tahun ini menjadi sinyal bahwa keselamatan warga negara adalah nomor satu ketimbang kepentingan ekonomi, sosial maupun tradisi. 

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar warga Kabupaten Tegal yang ada di perantauan bisa mengikuti anjuran pemerintah demi kebaikan bersama.

Meski peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal cenderung melandai, namun berbagai ancaman harus diantisipasi, mulai dari mobilitas warga yang cenderung meningkat hingga kemunculan varian baru Covid-19. 

Adapun jumlah akumulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal saat ini mencapai 5.175 orang dengan 216 kasus kematian. Sebanyak 4.786 orang sudah dinyatakan sembuh dan 167 orang sedang menjalani perawatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar