Satgas Pamtas Yonif 407 Gagalkan Penyelundupan Hewan Ilegal di Jalur Tikus RI-Malaysia

  Jumat, 02 April 2021   Dwi Ariadi
Satuan Tugas (Satgas) Pamtas Yonif 407/Padmakusuma kembali menggagalkan penyelundupan satu ekor ayam jantan jenis Filipina dari orang tak dikenal, di jalan tikus perbatasan Indonesia dan Malaysia.(dok)

ADIWERNA, AYOTEGAL.COM -- Satuan Tugas (Satgas) Pamtas Yonif 407/Padmakusuma kembali menggagalkan penyelundupan satu ekor ayam jantan jenis Filipina dari orang tak dikenal, di jalan tikus perbatasan Indonesia dan Malaysia tepatnya di Sungai Seria, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Rabu (31/3/2021)

Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan dalam rilisnya yang diterima Ayotegal.com menyampaikan, penemuan ayam jenis Filipina tersebut berawal dari kegiatan patroli yang dilakukan anggota Pos Bukit Batu Balai yang dipimpin Koptu Yuli Rianto bersama empat anggotanya di jalan tidak resmi Desa Sungai Seria.

"Saat melaksanakan patroli, anggota Pos Bukit Batu Balai melihat satu orang yang berjalan di jalur tidak resmi. Ketika hendak diberhentikan orang tersebut malah melarikan diri kearah Malaysia dengan meninggalkan barang bawaannya yang berupa kardus," ungkap Dansatgas.

Setelah diperiksa ternyata isi dalam kardus tersebut adalah satu ekor ayam jantan jenis Filipina, diduga kuat ayam tersebut akan diselundupkan melalui jalur tidak resmi dan tanpa dokumen.

"Saat ini satu ekor Ayam Filipine tersebut untuk sementara diamankan di Pos Bukit Batu Balai dan akan diserahkan kepada instasi terkait yakni Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Entikong Wilker Nanga Badau guna proses lebih lanjut," ujar Dansatgas.

Dansatgas menambahkan, selain menjaga keamanan perbatasan, Satgas Pamtas juga ikut turut mendukung program pemerintah yaitu dalam mencegah media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina/Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (MH HPHK/OPTK) yakni dengan mencegah masuknya penyelendupan hewan maupun tumbuhan secara ilegal.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar