Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Disambut Gembira Orang Tua Siswa di Tegal

  Senin, 05 April 2021   Lilisnawati
Suasana hari pertama uji coba pembelajaran tatap muka di SMP N 1 Tegal, Senin (5/4/2021). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tegal mulai berlangsung, Senin (5/4/2021).

Di Kota Tegal, ada 4 sekolah yang ditunjuk menggelar uji coba PTM, di antaranya MAN Kota Tegal, SMK Muhammadiyah 1, SMA Al Irsyad, dan SMP N 1 Tegal.

Raut bahagia tampak jelas terpancar di wajah orangtua dan siswa. Keduanya mengaku gembira dan senang bisa kembali belajar di sekolah.

Seperti yang diutarakan Anis Efendi (52), wali murid Aneza Rifaldo, siswa kelas VII SMP N 1 Tegal.

Anis mengaku sangat setuju dan senang adanya sekolah tatap muka. Ia juga sangat mendukung jika sekolah kembali dibuka daripada belajar dari rumah.

"Sangat setuju dan senang. Anak jadi rajin belajar, nurut belajar dan tidak ketinggalan pelajaran. Apalagi anak saya masih murid baru," katanya.

Ia menilai, pembelajaran daring kurang efektif karena anak lebih manja, belajar kurang maksimal, terutama materi pelajaran yang kurang terserap.

Anis juga membeberkan kesulitan pembelajaran dari rumah selama satu tahun ini.

"Kesulitannya ya anak bosen, akhirnya banyak mainnya. Terus kadang saya juga nggak paham dengan pelajarannya," tuturnya.

Untuk itu, ia berharap, sekolah kembali seperti dulu. Artinya, pembelajaran dilakukan di sekolah. Bahkan, ia rela antar jemput anak agar bisa ke sekolah dengan prosedur protokol kesehatan.

Hal serupa juga diungkapkan orangtua siswa lainnya, Trisna (41). Ia juga sangat menyambut baik sekolah kembali dibuka.

"Saya sebagai orangtua seneng, ada kegiatan lagi di sekolah. Anak kembali belajar di sekolah. Karena selama ini, sekolah dari kurang membantu dan banyak kendala. Anak males belajar. Banyak main," bebernya.

Berbeda ketika anak mulai belajar di sekolah, mereka akan lebih patuh dan rajin untuk belajar.

"Syukur-syukur bisa lancar dan bisa normal lagi. Supaya pendidikan anak lebih berkembang," ungkapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar