Kisah Mbah Sarni, Lansia yang Hidup Sebatang Kara Terima Bansos Jadup Pemkab Tegal

  Senin, 05 April 2021   Dwi Ariadi
Mbah Sarni (75) seorang nenek warga Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, penerima bansos Jadup.(dok)

SLAWI, AYOTEGAL.COM- Mbah Sarni (75) seorang nenek warga Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal menjalani hidup sebatang kara. 

Untuk memenuhi kebutuhan makan, dia mengandalkan uluran tangan dari para tetangganya. Pada 29 Maret 2021 lalu, Mbah Sarni termasuk warga yang di masa pandemi Covid-19 ini mendapat bantuan sosial (bansos) dari program Jaminan Hidup (Jadup) Pemkab Tegal. 

Mbah Sarni menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pemkab Tegal. Ia mengaku selama hanya mendapat bantuan dari tetang-tetangganya. 

"Saya makan apa adanya, kadang dibantu tetangga kanan kiri. Setiap Senin dan Kamis puasa, minumnya cuma air putih,"katanya.

Mbah Sarni yang tinggal rumah sederhana depan SDN Kagok 2 ini juga mengaku kerap dibantu guru dan bidan Kelurahan. 

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal Nurhayati menjelaskan, tahun 2021 ini ada 665 orang lanjut usia di Kabupaten Tegal yang mendapat bansos program Jadup. 

''Bantuan sosial tunai jaminan hidup dari Pemerintah Kabupaten Tegal sebesar Rp 250 ribu per bulan selama satu tahun yang akan ditransfer melalui rekening virtual Bank Jateng,''katanya.

Sebelumnya penyaluran bansos khusus lansia di atas usia 70 tahun tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tegal Umi Azizah kepada enam orang penerima manfaat di Pendopo Kantor Kecamatan Balapulang, Kamis (25/3/2021) lalu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar