Bos PO Dedy Jaya Brebes Minta Larangan Mudik Dikaji Lagi, Siap Terapkan Prokes

  Selasa, 06 April 2021   Lilisnawati
Bos PO Dedy Jaya, Muhadi Setiabudi.(Lilisnawati/Ayotegal)

BREBES, AYOTEGAL.COM- Kebijakan larangan mudik yang kembali diberlakukan mendapat respons dari pengusaha transportasi di wilayah Pantura Barat, Jawa Tengah.

Satu di antaranya dari pengusaha asal Brebes yang juga pemilik Perusahaan Otobus (PO) Dedy Jaya, Muhadi Setiabudi.

Ditemui di Grand Dian Brebes, Senin (5/4/2021), Muhadi berharap, pemerintah mengkaji ulang kebijakan larangan mudik tahun 2021.

Sebab, jika larangan mudik kembali dilakukan akan berdampak bagi pengusaha transportasi sekaligus para awak kru.

"Saya selaku pengusaha bus berharap, Lebaran tahun ini pemerintah mengizinkan mudik. Karena dari pengalaman sebelumnya, 2.000 awak kru harus dirumahkan," ungkapnya.

Ia sendiri mengaku siap jika mudik 2021 dibolehkan, penerapan protokol kesehatannya akan diterapkan dengan ketat.

"Jadi kalau saya sendiri sebagai pengusaha transportasi itu, kalau diizinkan untuk bisa arus mudik dan arus balik. Saya akan mengikuti aturan protokol kesehatan supaya 3M itu kita jaga. Anjuran dokter juga kita ikuti," ucapnya.

Muhadi juga menilai, dibolehkannya mudik 2021, akan membangkitkan kembali ekonomi-ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk.

"Kalau ada aktivitas mudik dan arus balik, ekonomi akan membaik. Para awak kru bisa kembali bekerja. Karena saat ini saja, dari 2.000 awak kru yang dirumahkan, baru 300 orang yang sudah bekerja lagi," bebernya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar