Yuk! Jangan Melipat Uang, Ini Ajakan BI Tegal dan Dedy Yon Cinta Rupiah

  Kamis, 08 April 2021   Lilisnawati
Humas KPw Bank Indonesia Tegal Haryoko bersama Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Kamis (8/4/2021) (Humas Pemkot Tegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal bersama Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyosialisasikan Gerakan Cinta Rupiah di Pringgitan, Kamis (8/4/2021).

Keduanya memberikan edukasi bagaimana menghargai rupiah sebagai mata uang Indonesia dan simbol negara.

Humas KPw Bank Indonesia Tegal, Haryoko menjelaskan, sosialsiasi tersebut bertujuan untuk menyebarkan informasi pentingnya cinta rupiah sehingga meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap rupiah.

Terlebih, sebagian besar masyarakat masih melipat uang. "Terkadang mereka tidak tahu apa rupiah itu. Kenapa dilipat-lipat? Kenapa dipotong? Itu sebenarnya mereka salah. Rupiah itu dipelihara karena rupiah itu merupakan simbol negara," katanya.

Untuk itu, pihaknya menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan daerah untuk ikut menyosialisasikan Gerakan Cinta Rupiah.

"Ayo biasakan jangan melipat uang. Jangan untuk mahar. Tolong dipelihara supaya simbol negara itu tetap utuh. Seperti dolar, dolar itu di penukaran uang bentuknya lurus-lurus karena kalau ditekuk nilainya berkurang. Kita ingin seperti itu, rupiah dihargai seperti dolar," tuturnya.

Senada dengan Haryoko, Dedy Yon juga mengajak masyarakat untuk menghargai dan mencintai rupiah.

Menurutnya, masyarakat harus bangga terhadap rupiah dengan menjaga kedaulatannya sebagai simbol negara, menggunakannya sebagai alat transaksi dan memaknai sebagai alat pemersatu bangsa.

“Masyarakat diharapkan juga paham fungsi rupiah, seperti buat transaksi pembayaran. Kita harus cinta, bangga dan paham dengan rupiah kita," ucapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar