Larangan Mudik 2021: Polda Jabar Awasi 120 Titik Jalur Tikus Pemudik Antarprovinsi

  Kamis, 22 April 2021   Budi Cahyono
Polda Jabar akan mengawasi dan menyekat 120 titik jalur tikus favorit para pemudik antarkote. (dok Ayomedia)

BANDUNG, AYOTEGAL.COM -- Dalam upaya mencegah pemudik yang mencuri-curi kesempatan, Polda Jabar turut mengawasi jalur-jalur tikus yang kerap menjadi jalur alternatif favorit para pemudik yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Hal itu diupayakan masih dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19. 

"Langkah Polda Jabar sudah jelas bahwa sudah ada perintah dari pusat. Intinya, tidak boleh ada celah bagi masyarakat untuk mudik. Oleh karena itu, kami membuat strategi baru, yaitu penyekatan baik itu di jalur tol, maupun di jalur biasa yang digunakan oleh kendaraan R2 maupun R4," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Chaniago di Mapolda Jabar, Kamis, 22 April 2021.

120 titik penyekatan sudah disiapkan oleh Polda Jabar. Penyekatan untuk jalur-jalur alternatif itu akan dilimpahkan ke 11 polres yang tersebar di wilayah Jabar dan berada di wilayah jalur-jalur alternatif yang kerap menjadi jalur mudik.

Sama seperti pemudik yang melalui jalur utama, warga yang tetap memaksakan untuk mudik dan memilih jalur alternatif sebagai rute perlintasannya akan dihalau oleh para petugas yang berjaga. 

"Tentunya diawasi (jalur alternatif). Kemungkinan modelnya adalah membalikkan arus dari pemudik," tutur Erdi.

Pada awalnya, larangan untuk mudik mulai berlaku dalam rentang waktu 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Namun, baru-baru ini, satgas Covid-19 mengeluarkan adendum yang menyatakan adanya perpanjangan masa waktu larangan mudik. 

Adendum itu menyebutkan, larangan mudik dikenakan juga sejak rentang waktu 22 April 2021 sampai 5 Mei 2021 dan 18 Mei sampai 24 Mei 2021.

 Artinya, warga tidak diperbolehkan untuk melakukan mudik dari tanggal 22 April hingga 24 Mei 2021.

Sementara itu, mudik lokal yang rutenya masih berkutat di wilayah aglomerasi masih diperbolehkan. (Idham Nur Indrajaya)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar