Ujaran Kebencian di Sosmed, Kominfo Blokir 44 Konten Joseph Paul Zhang

  Kamis, 22 April 2021   Budi Cahyono
Kominfo telah memblokir 44 konten milik Joseph Paul zhang. Paul Zhang menghina Nabi Muhammad, menghina Islam, dan Allah. (YouTube)

JAKARTA, AYOTEGAL.COM – Dinilai telah memenuhi unsur melanggar Undang-Undang, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya bersikap tegas terhadap penista agama Joseph Paul Zhang.

Kominfo menilai, konten Paul Zhang berisi ujaran kebencian melalui sosial medianya. Kominfo bertindak tegas dengan memblokir 44 konten Paul Zhang pada Kamis 22 April 2021, pukul 13. 00 WIB.

“Dari 44 konten itu terdiri dari 26 konten Youtube, 13 konten Facebook, tiga konten Instagram, dan dua konten Twitter,” kata Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Republika, jaringan ayotegal, Kamis 22 April 2021.

Selain 44 konten tersebut, Kominfo tengah memproses 23 konten yang diduga melanggar Undang-Undang. Saat ini, tim patroli siber Kominfo terus memburu konten-konten yang memiliki muatan serupa di semua platform media sosial dan akan segera menindak tegas dengan pemblokiran jika terbukti melanggar.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak menyebarluaskan konten-konten Paul Zhang maupun pihak lain yang berisi ujaran kebencian, perudungan siber, dan hoaks. Hal ini penting guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghadirkan perdamaian di ruang digital,” ujar dia.

Diketahui dari sisi Undang-Undang ITE, tindakan Paul dapat dikategorikan sebagai pembuatan konten yang melanggar pasal 28 ayat 2 jo. pasal 45A. Aturan itu berbunyi: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar