Sepekan Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kereta di Stasiun Tegal Masih Normal

  Kamis, 29 April 2021   Lilisnawati
Sejumlah penumpang kereta api Tegal Ekspres saat turun di Stasiun Tegal, Kamis 29 April 2021.(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Kebijakan larangan mudik Idulfitri 2021 akan diterapkan mulai pekan depan, tepatnya pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Sejumlah perantau pun sudah mulai mencuri start untuk pulang ke kampung halaman.

Meski demikian, jumlah penumpang kereta api di Stasiun Tegal masih terbilang normal, yakni antara 600 hingga 700 penumpang tiap harinya.

Hal itu diungkapkan Kepala Stasiun Tegal, Darwoto, Kamis 29 April 2021.

"Penumpang kereta api dari Jakarta masih normal-normal saja, tidak ada peningkatan yang signifikan. Sehari 600 sampai 700 penumpang yang turun di Stasiun Tegal," katanya.

Menurutnya, jumlah tersebut sama seperti hari-hari biasa sebelum adanya kebijakan larangan mudik.

"Kereta Tegal Ekspres sendiri paling 100-an penumpang sehari," ungkapnya.

Sementara sejak adanya pengetatan larangan mudik, pihaknya sangat memperhatikan protokol kesehatan, terutama aturan masuk perjalanan yang harus menyertakan hasil negatif Covid-19, baik melalui tes GeNose atau PCR.

"Sama batas waktu tes tersebut dipersingkat, yang tadinya 3x24 jam sekarang menjadi 1x24 jam," tuturnya.

Sedangkan saat mulai diterapkannya larangan mudik, Stasiun Tegal masih tetap buka meski seluruh kereta penumpang tidak diberangkatkan.

"Stasiun masih tetap buka, karena kereta logistik dan bbm masih harus tetap jalan," jelasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar