Suhu Udara di Tegal Terasa Panas dan Gerah, Ini Penjelasan BMKG

  Senin, 03 Mei 2021   Lilisnawati
Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah tengah mengamati termometer & thermohygrograph atau alat untuk mencatat suhu dan kelembaban udara, Senin 3 Mei 2021.(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Beberapa hari terakhir, cuaca di wilayah Tegal Raya memang terasa panas dan gerah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tegal menyebut, udara panas dan gerah disebabkan karena wilayah tersebut sudah memasuki musim kemarau.

"Seperti yang telah dirilis oleh BMKG bahwa wilayah Tegal Raya telah memasuki musim kemarau dari awal Mei dan diprakirakan hingga akhir Agustus 2021," jelas Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah, Senin 3 Mei 2021.

Kemudian, dipengaruhi oleh tidak adanya tutupan awan atau kondisi clear (tidak ada awan di langit), sehingga panas matahari bisa langsung ke bumi.

"Dan adanya kelembaban atau kandungan uap air yang tinggi pada partikel udara yang apabila terkena panas matahari hal ini dapat membuat kondisi semakin gerah," bebernya.

Sementara untuk suhu udara di Kota Tegal sendiri masih dalam kategori normal, yakni berkisar pada 32,4⁰C. "Angin juga masih normal, masih berkisar 20km/jam," katanya.

Menurutnya, yang perlu diwaspadai terjadinya kekeringan karena kandungan air dalam tanah yang mulai berkurang. Untuk itu, masyarakat bisa mulai berhemat untuk penggunaan air bersih.

"Masyarakat juga diharapkan untuk tetap menjaga kondisi tubuh dan memperbanyak mengonsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi pada saat kondisi panas seperti sekarang ini," ucapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar