565 Petugas Ditempatkan di Pos Penyekatan, RSUD Suradadi Jadi Ruang Isolasi

  Senin, 03 Mei 2021   Dwi Ariadi
Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran Tahun 2021 di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat 30 April 2021.(dok.Humas Pemkab Tegal(

SLAWI, AYOTEGAL.COM – Sebanyak 565 personel gabungan TNI-Polri dan Pemkab Tegal serta komunitas masyarakat dikerahkan dalam larangan mudik Lebaran 2021 di Kabupaten Tegal. 

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Tegal Kompol Didi Dewantoro pada acara Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran Tahun 2021 di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat 30 April 2021.

Menurut Wakapolres, 565 personel tersebut terdiri atas 330 personil berasal dari unsur kepolisian. Sedangkan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan hingga Palang Merah Indonesia (PMI) masing-masing 30 personel. 

Dikatakan, para petugas ditempatkan di 4 titik lokasi pos pengamanan dan penyekatan terpadu. Pertama, di jalur Pantura wilayah Kramat atau depan LIK Takaru. Kedua, di Desa Selapura, Kecamatan Dukuhwaru. Ketiga, jalur exit tol Adiwerna, dan keempat di Simpang Klonengan, Margasari.

Penyekatan Mudik Lebaran 2021 akan berlangsung mulai 6-17 Mei 2021. “Praktis, selama 12 hari itu masyarakat dilarang mudik, kecuali mereka yang melakukan perjalanan dinas, pengangkut logistik dan obat-obatan yang disertai izin, pekerja informal yang sudah tidak lagi memiliki pekerjaan dan tempat tinggal di perantauan, ibu melahirkan atau kedaruratan kesehatan,” jelas Didi.

Sementara itu, Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,  Dadang Darusman menyampaikan jika ada warga yang nekat mudik dan terbukti positif Covid-19, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi di RSUD Suradadi. 

''Selama 14 hari ke depan, pemudik yang nekat dan dinyatakan positif akan menjalani isolasi di RSUD Suradadi. Sudah kami siapkan 60 tempat tidur untuk pasien Covid-19,” ujar Dadang.

Selain itu, lanjut Dadang, pihaknya meminta camat mendata kedatangan pemudik secara berkala. Proses pendataan dilakukan melalui jejaring kepala desa. 

''Ini penting, mengingat angka kasus Covid-19 masih terus berambah, sehingga sinergitas lintas sektor sangat diperlukan untuk mencegah masuknya Covid-19 dari luar ke Kabupaten Tegal selama mudik Lebaran,” pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar