Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK Temukan Satu Karung Kayu Gaharu Ilegal

  Selasa, 04 Mei 2021   Dwi Ariadi
Kayu gaharu seberat satu karung dan 1 plastik ilegal diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK di daerah perbatasan RI-Malaysia.(dok)

ADIWERNA, AYOTEGAL.COM - Kayu gaharu seberat satu karung dan 1 plastik ilegal diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK di daerah perbatasan RI-Malaysia.

Barang bukti diamankan oleh petugas Pos Koki Sei Mawang II saat melaksanakan patroli gabungan bersama instansi Bea dan Cukai Kelas II Nanga Badau, Senin 3 Mei 2021.

Menurut Lettu Kav Angga Prawira selaku Komandan SSK II kejadian bermula ketika patroli gabungan menemukan 1 karung dan 1 kantong plastik berisi kayu gaharuĀ  di jalur tikus kawasan Desa Sungai Mawang, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu.

"Dari hasil pemeriksaan dan penimbangan barang bukti 1 karung yang di dalamnya berisi kayu gaharu mentah tersebut seberat 13,5 Kg dan kayu gaharu kepingan seberat 2,5 Kg," ungkapnya.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan mengatakan, perdagangan kayu gaharu begitu menggiurkan karena memiliki nilai jual tinggi, sehingga banyak dimanfaatkan orang untuk memperoleh keuntungan yang banyak tanpa melalui aturan hukum yang berlaku.

"Seperti diketahui, kayu gaharu ini banyak kegunaannya, salah satunya bahan dasar pembuat parfum, sebagai aksesori, dekor interior, serta berbagai kerajinan kayu lainnya, sehingga diminati banyak orang," ujar Dansatgas.

Ia menambahkan, untuk mencegah berbagai kegiatan illegal di wilayah perbatasan, personelnya akan lebih intensif melakukan patroli gabungan bersama instansi terkait seperti halnya yang dilakukan anggota Pos Koki Sei Mawang II bersama Bea dan Cukai Nanga Badau.

"Untuk sementara barang bukti kayu gaharu tersebut telah kami amankan, dan selanjutnya akan kami serahkan kepada instansi terkait yakni Stasiun Pertanian Kelas 1 Entikong Wilker Nanga Badau guna proses lebih lanjut,"tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar