Percepat Vaksinasi, Polda Jateng Siap Terjunkan 670 Tenaga Vaksinator di Kabupaten/Kota

  Kamis, 03 Juni 2021   Dwi Ariadi
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Bupati Batang Wihaji memantau percepatan vaksinasi aryawan swasta kategori pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Kamis 3 Juni 2021. (Muslihun/kontributor Batang).

BATANG, AYOTEGAL.COM - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memantau langsung percepatan vaksinasi bagi ratusan karyawan swasta kategori pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Kamis (3 Juni 2021).

Di sela - sela kunjungan tersebut, Kapolda menegaskan, pihaknya siap menerjunkan 670 tenaga vaksinator untuk percepatan vaksinasi di Jateng. 

"Kita punya tenaga vaksinator hampir 670 yang siap dipakai  sewaktu waktu oleh jajaran kewilayahan ataupun provinsi jawa tengah," katanya. 

Disampaikan oleh Irjen Pol Ahmad Luthfi, saat ini Polda Jateng bersama pemerintah kabupaten atau kota telah melakukan vaksinasi secara massal.

Vaksinasi akan dilakukan terus menerus hingga vaksin itu habis. "Dengan harapan herd immunity masyarakat kita akan meningkat, kemudian pembangunan secara berkala akan berkelanjutan," tuturnya.

Kapolda juga mengingatkan vaksin bukan obat. Karena itu, ia tetap mengimbau kepada masyarakat kita untuk menjaga protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan cuci tangan pakai sabun.

"Sehingga kita biaa memutus mata rantai penyebaran Covid-19," jelasnya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji menyatakan kasus Covid-19 di wilayahnya termasuk landai.

"Pertama sesuai yang saya laporkan ke pak Gubernur masih stabil. sehari rata-rata 2 kasus, 5 kasus pernah 10 kasus lalu turun lagi 5 kasus dan semalam 8 kasus tapi masih stabil," jelasnya.

Wihaji menyebutkan jumlah karyawan swasta bidang pelayanan publik yang menjalani vaksinasi hari ini mencapai 240 orang.

Menurut Wihaji, pihaknya bekerjasama dengan TNI- POLRI untuk menerapkan prokes ketat sesuai aturan PPKM menjadikan Batang jadi  nomor empat dari bawah untuk kasus Covid-19 di Jateng.

Saat ini, kasus Covid-19 terakhir adalah 83 positif dengan rincian 62 isolasi mandiri dan 21 di rumah sakit.

"Kalau vaksin sudah 35 ribu dari seluruh warga Batang. Masih ada sisa 14 ribu berarti dibagi dua ya, berarti 7 ribu. Kita tidak ada kasus dampak vaksin," jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar