Airlangga Hartanto Akan Didesak Agar Mau Maju Pilpres 2024

  Minggu, 06 Juni 2021   Ade Lukmono
Airlangga Hartanto (dok Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, AYOTEGAL.COM -- Golkar mendesak kadernya Airlangga Hartanto untuk bersedia maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily dalam diskusi hasil survei bertajuk 'Peta Politik Menuju 2024 dan isu Politik Mutakhir' secara daring, Sabtu 5 Juni 2021 kemarin menyusul hasil survei yang dilakukan Parameter Politik Indonesia.

Diketahui, berdasarkan hasil survei tersebut, Ace menilai elektabilitas Airlangga alami kenaikan jika dibanding survei lain.

Oleh karena itu keputusan bersedia atau tidaknya Airlangga maju sebagai calon presiden sangat ditentukan kerja-kerja kader Partai Golkar.

Jadi untuk itu saya tegaskan bahwa kalau ketua umum kami Pak Airlangga dicalonkan menjadi presiden itu merupakan desakan kader dan hasil dari musyawarah nasional 2019 yang lalu. Pak Airlangga sendiri sekarang dalam posisi bagaimana beliau fokus dengan kerja-kerja untuk memastikan agar penanganan covid-19 bisa ditekan sebaik-baiknya sehingga dengan demikian pemulihan ekonomi bisa berlangsung dengan cepat, ucapnya sebagaimana dikutip dari republika.

Ketua umum kami ini masih hebat 0,4 persen, biasanya 0,1 top of mind loh bahkan biasanya tak ada nama Pak Airlangga nggak muncul, kata sambungnya.

Ace mengatakan angka 0,4 tersebut muncul lantaran Airlangga belum mendeklarasikan diri sebagai calon presiden. Ia juga mengatakan, munculnya nama Airlangga dalam top of mind survei tersebut tak lepas dari kerja kader yang mulai mensosialisasikan Airlangga.

Sebelumnya survei Parameter Politik Indonesia menempatkan Prabowo Subianto diurutan pertama top of mind dengan 16,5 persen. Disusul Ganjar Pranowo 13,8 persen, dan Anies Baswedan 12,1 persen.

Sementara itu elektabilitas Airlangga masih di angka 0,4 persen, sama seperti Hary Tanoesoedibjo dan Gibran Rakabuming. Sementara 23,9 persen responden tidak menjawab.

Survei Parameter Politik Indonesia diikuti oleh 1.200 responden dengan metode telepolling menggunakan kuesioner. Margin of error survei sebesar +- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 23 hingga 28 Mei 2021.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar