Hajatan Diperbolehkan, Angka Pernikahan di Kota Tegal Naik Drastis

  Senin, 07 Juni 2021   Lilisnawati
Sepasang pengantin yang tengah melakukan akad nikah di KUA Tegal Timur, Kota Tegal, Senin 7 Juni 2021 (ist).

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Angka pernikahan di Kota Tegal pasca Lebaran Idulfitri 2021 mulai meningkat kembali meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Seperti halnya di wilayah Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, ada sebanyak 119 pasangan pengantin yang melakukan akad nikah di bulan Syawal atau pasca Lebaran Idulfitri 2021.

Kemudian di wilayah Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, ada 94 pasangan pengantin.

Jumlah tersebut naik drastis jika dibandingkan bulan Syawal tahun 2020, di mana ketika masih di awal masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegal Timur, di bulan Syawal 2020, hanya ada 70 pasang pengantin yang melakukan akad nikah.

Kepala KUA Tegal Timur, Muhammad Syamsul Arif menilai, kenaikan angka pernikahan di tahun 2021 ini karena banyak masyarakat yang menunda momen bahagia itu pada tahun 2020.

"Pada saat itu kan masih awal pandemi, masyarakat banyak yang menggagalkan rencana menikah dan akhirnya dilaksanakan sekarang ini," katanya, Senin 7 Juni 2021.

Ia juga mengungkapkan, di bulan Zulhijah atau Haji, sudah ada 50 pasang pengantin yang mendaftarkan pernikahannya.

"Jika melihat grafik angka pernikahan tahun ini, maka seperti di hari normal bukan pandemi Covid19 lagi. Artinya sudah banyak masyarakat yang kini menggelar acara pernikahan," bebernya.

Sementara hal serupa juga diungkapkan, Kepala KUA Tegal Barat, Teguh Basuki. Menurutnya, di bulan Syawal 2021, ada sebanyak 94 pasang pengantin yang akan melangsungkan akad nikah.

Jumlah tersebut naik jika dibandingkan pada bulan Syawal 2020 yang hanya 70 pasang pengantin. "Iya jumlahnya naik tahun ini. Tahun ini ada 94 pasang pengantin," ungkapnya.

Teguh menilai, meningkatnya angka pernikahan di wilayahnya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu di antaranya karena sudah dibolehkannya untuk menggelar akad nikah dan resepsi.

"Ya mungkin karena sekarang sudah boleh menggelar akad dan resepsi. Tahun kemarin kan akad dibatasi, resepsi dilarang. Jadi banyak yang menunda," terangnya.

Teguh juga mengungkapkan, pelaksanaan akan nikah di tahun 2021 juga masih tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar