Kliennya Sakit di Tahanan, Pengacara Basri Ajukan Izin Rawat Inap, Hakim Menolak

  Senin, 07 Juni 2021   Lilisnawati
Salah satu penasihat hukum Ketua Umum GNPK-RI, Basri Budi Utomo, Ade Rama saat mendatangi Pengadilan Negeri Tegal, Senin 7 Juni 2021.(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM - Ade Rama Prasetya, penasihat hukum terdakwa kasus pencemaran nama baik Kodim 0712/Tegal, Basri Budi Utomo mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Senin 7 Juni 2021.

Ade Rama mengajukan izin rawat inap terhadap kliennya yang juga Ketua Umum GNPK-RI itu kini tengah sakit di Lapas Kelas II B Tegal.

"Kami atas nama penasihat hukum Pak Basri, ke sini mau mengajukan penetapan izin rawat inap karena kondisi klien kami drop. Hemoglobinnya sangat rendah dan harus segera transfusi darah minimal tiga kantong," katanya.

Menurut Ade Rama, hal itu berdasarkan hasil check up kesehatan oleh tim dokter RSUD Kardinah pada, Sabtu 5 Juni 2021 yang menyatakan bahwa terdakwa harus segera melakukan transfusi darah.

"Di mana pemeriksaan itu juga disaksikan oleh pihak penuntut umum, pihak kepolisian dan penasihat hukum," ucapnya.

Namun, pengajuan izin tersebut ditolak oleh Majelis Hakim PN Tegal. Ia menilai, penolakan itu tidak mementingkan rasa kemanusiaan.

"Pengajuan pertama kita ditolak. Ketua majelis hanya menuliskan di surat pengajuan kita. Bunyinya 'Disampaikan di sidang majelis sesuai jadwal yang sudah ditentukan hari Kamis'. Ini jelas tidak mementingkan rasa kemanusiaan," ujarnya.

Bukan hanya itu, pihaknya akhirnya kembali melakukan pengajuan yang kedua kalinya, namun tidak mendapat jawaban pasti dari majelis.

"Kenapa saya sampai dua kali ke sini memohon kepada majelis hakim, karena ini urusan kemanusiaan. Ini orang sedang drop dan sakit. Dan masalah umur, atau rasa sakit saya tidak bisa memastikan. Mudah-mudahan klien kami baik-baik saja," ucapnya.

Sementara itu Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara, Toetik Ernawati maupun Humas PN Tegal Sudira, saat hendak dikonfirmasi mengaku masih banyak kegiatan, sehingga mereka tidak bisa memberikan penjelasan maupun konfirmasi kepada awak media. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar