Ketahanan Pangan Ala Tim Jogo Tonggo di Tegal, Ternak Lele untuk Warga Kurang Mampu

  Selasa, 08 Juni 2021   Lilisnawati
Tim Jogo Tonggo RW VIII Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal memperlihatkan ternak lele.(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Di masa pandemi Covid-19 ini, sebagian besar masyarakat terkena dampaknya, terlebih, bagi masyarakat yang kurang mampu.

Pemerintah daerah pun dituntut untuk memberikan ketahanan pangan terhadap warganya di masa pandemi Covid-19.

Seperti halnya yang dilakukan Tim Jogo Tonggo di RW VIII Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal. Mereka melakukan budidaya ikan lele untuk kebutuhan warganya. Masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkannya secara cuma-cuma.

Ketua Tim Jogo Tonggo RW VIII, Suparyo mengatakan, budidaya ikan lele menjadi salah satu program ketahanan pangan di wilayahnya.

"Karena di masa pandemi ini, banyak sekali yang kena imbasnya. Ekonomi jadi terpuruk. Contohnya di RW kami, jumlah warga yang kurang mampu jadi bertambah. Ya karena mereka terdampak," katanya belum lama ini.

Menurutnya, sebelum ada pandemi ada 120 KK di RW 8 yang dinyatakan kurang mampu. Namun, semenjak ada pandemi bertambah menjadi 202 KK.

Ia menilai, program ketahanan pangannya itu berhasil meringankan beban ratusan warga yang terdampak Covid-19. Pasalnya, dalam sekali panen, ternak lelenya itu bisa mencapai 200 kilogram.

"Setiap panen kita bagi ke warga yang kurang mampu. Lumayan kan yang seharusnya harus beli lauk, uangnya bisa untuk keperluan yang lain. Satu KK bisa 5 sampai 10 ekor," katanya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga melakukan iuran untuk membantu warganya yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

"Kita juga ada kebun sayuran dan toga. Masyarakat yang butuh bisa ambil. Begitu juga dengan yang lagi sakit bisa ambil toga untuk meningkatkan imun," ucapnya.

Paryo juga menyebut, bahwa Jogo Tonggo di wilayahnya sangat efektif dalam menekan angka Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya kasus Covid-19 hingga saat ini.

Padahal sebelumnya, wilayah tersebut dinyatakan zona merah setelah empat orang warganya meninggal terkonfirmasi positif Covid-19. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar