Sakit, Ketua Umum GNPK-RI Absen Sidang di PN Tegal

  Kamis, 10 Juni 2021   Lilisnawati
Suasana sidang ketiga Ketua Umum GNPK-RI, Basri Budi Utomo, Kamis 10 Juni 2021.(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Kodim 0712/Tegal, Basri Budi Utomo absen dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Kamis 10 Juni 2021.

Basri diketahui sakit, sehingga tidak dapat mengikuti persidangan meski sidang digelar secara virtual.

Di hadapan majelis, penasihat hukum terdakwa, Hono Sejati mengatakan, bahwa terdakwa absen dalam persidangan dikarenakan sakit.

"Terdakwa tidak hadir di persidangan karena sedang sakit," katanya.

Dalam kesempatan itu, penasihat hukum terdakwa juga meminta izin kepada majelis untuk membacakan eksepsi atau nota keberatan terdakwa yang gagal dibacakan pada persidangan lalu, Kamis 3 Juni 2021.

Namun, permintaan itu ditolak oleh majelis hakim lantaran terdakwa tidak hadir dalam persidangan.

Hakim Ketua, Toetik Ernawati mengatakan, pihaknya akan memberikan kesempatan pembacaan eksepsi terdakwa pada persidangan selanjutnya atau pada Senin 14 Juni 2021.

"Karena terdakwa tidak hadir, maka tidak bisa. Saya persilahkan pembacaan eksepsi hari Senin 14 Juni dengan catatan terdakwa hadir," katanya.

Toetik juga menyinggung soal surat permohonan izin rawat inap terdakwa yang bolak-balik dikirimkan oleh tim penasihat hukum.

Menurutnya, ada beberapa syarat-syarat yang harus dipenuhi, di antaranya surat dari Kepala Lapas Tegal dan Kepala RSUD Kardinah.

"Permohonan rawat inap tentu akan kita izinkan, tapi di sini ada syarat yang harus dipenuhi. Satu, dari Kepala LP terkait klinik yang tidak bisa untuk transfusi darah, kemudian dari Kepala RSUD Kardinah terkait berapa hari yang dibutuhkan untuk rawat inap," jelasnya.

Pada sidang lanjutan nanti, Toetik juga meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan dokter yang memeriksa terdakwa. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar