Ditangkap, Begal Ojol yang Mayatnya Dibakar di Flyover Brebes

  Jumat, 11 Juni 2021   Dwi Ariadi
Pelaku begal ojol yang bakar korban di Flyover Brebes berhasil ditangkap polisi. [Ist]

BREBES, AYOTEGAL.COM - Polisi berhasil menangkap pelaku begal terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) yang mayatnya ditemukan dalam kondisi terbakar di flyover di Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes‎.

Hal itu dibenarkan Kepala Satreskrim Polres Brebes AKP Hadi Handoko ketika dikonfirmasi, Jumat (11/6/2021). "Iya, sudah ditangkap hari ini," katanya.

‎Menurut Hadi, pelaku yang ditangkap berjumlah satu orang. “‎Sementara ini (pelaku) baru satu. Belum didalami, mohon waktu, nanti kami infokan," katanya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Suara.com (Jaringan Ayotegal), ‎pelaku yang tangkap berinisial J (22). Pelaku ditangkap sekitar pukul 14.00 WIB di rumahnya di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.‎

Tempat tingga‎l pelaku tersebut berada tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat pria misterius ditemukan di flyover di Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes‎, Rabu (9/6/2021).

Saat ditemukan oleh warga yang sedang melintas, kondisi sejumlah bagian tubuh mayat tersebut terbakar. Kondisi tulang hidungnya juga patah.

Belakangan diketahui‎, identitas pria tersebut adalah Slamet Ariswanto (33), warga Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online.

Identitas tersebut dipastikan oleh sejumlah keluarga Slamet dan rekan kerja sesama ojek online yang mendatangi RSUD Brebes Kamis (10/6/2021) untuk mengambil jenazah Slamet. 

Menurut salah satu rekan sesama ojek online, Sugiharto, Slamet terakhir kali terlihat di ‎perempatan Pasific Mall, Kota Tegal pada Rabu (8/6/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB atau tiga jam sebelum Slamet ditemukan tewas di flayover.

Saat itu, Slamet mengangkut seorang penumpang yang mengaku hendak pergi ke Tanjung, Kabupaten Brebes.

"Terakhir lihat korban bawa penumpang dari titik penjemputan di perempatan Pasific Mall. Penumpangnya bawa tas hitam," ujar Sugiharto saat ditemui di RSUD Brebes, Kamis (10/7/2021).

Pada pagi harinya, lanjut Sugiharto, Slamet tidak diketahui kabarnya. Pihak keluarga juga tidak bisa menghubungi‎ nomor teleponnya.

Setelah mayatnya ditemukan dengan kondisi mengenaskan, mencuat dugaan jika Slamet merupakan korban begal yang dihabisi lalu mayatnya dibakar. Sebab, sepeda motor korban raib. Saat olah TKP, polisi hanya menemukan helm berlogo Gojek dan korek api.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar