Idza Ingatkan ASN Brebes Jangan Korupsi!

  Senin, 14 Juni 2021   Dwi Ariadi
Rakor Monitoring dan Evaluasi Pencapaian Monitoring Center Prevention (MCP) dan Monev Tematik, Pendapatan, Aset, Perizinan, Pengadaan dan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Operation Room Setda Brebes, Senin (14 Juni 2021).(dok)

BREBES, AYOTEGAL.COM - Bupati Brebes Idza Priyanti mewanti-wanti kepada jajarannya agar jangan sampai melakukan tindak pidana korupsi. 

Apapun alasannya, kata Idza, tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat. 

''Jangan sampai ada niat dan kesempatan yang terbersit di hati untuk korupsi, ''kata Idza saat Rakor Monitoring dan Evaluasi Pencapaian Monitoring Center Prevention (MCP) dan Monev Tematik, Pendapatan, Aset, Perizinan, Pengadaan dan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Operation Room Setda Brebes, Senin (14 Juni 2021).

Idza mengajak jajaranya memegang teguh komitmen memerangi Korupsi secara bersama-sama, untuk menciptakan pemerintahan yang baik bersih dan bebas dari korupsi.
 
''Segala bentuk tindakan yang mengarah pada tindak pidana korupsi harus dihindari,''pesan Idza.

Kedatangan Direktur Kordinasi dan Supervisi Wilayah 3 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Irawati, diharapkan akan membawa pencerahan bagi Kepala OPD di Kabupaten Brebes. 

Irawati menjelaskan, KPK memiliki tugas pokok dan fungsi diantaranya pencegahan, kordinasi, monitor, supervisi, penindakan hingga eksekusi pelaku korupsi.

Dikatakan, sesuai Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 junto Undang-undang nomor 20 tahun 2001, ada 30 jenis tindak pidana korupsi. 

Pada dasarnya, dapat dikelompokan berupa tindakan Suap, Kerugian Keuangan Negara, Gratifikasi, Penggelapan Dalam Jabatan, Pemerasan, Perbuatan Curang, dan Konflik Kepentingan Dalam Pengadaan.

Irawati merinci, berdasarkan data KPK dari tahun 2004 hingga 2020, jenis tindak pidana korupsi yang sering terjadi antara lain, penyuapan ada 739 perkara (60%), pengadaan barang dan jasa 236 perkara (21%), penyalahgunaan anggaran 50 perkara (4%), TPPU 38 perkara (3%), pungutan/pemerasan 26 perkara (2%), perizinan 23 perkara (2%), dan merintangi proses KPK ada 10 perkara (1%).

Dikatakan oleh Irawati, fokus area KPK saat ini adalah korupsi terkait bisnis, penegakan hukum dan reformasi birokrasi, politik, pelayanan publik dan sumber daya alam.

Selain Bupati Brebes Idza Priyanti, hadir Wakil Bupati Brebes Narjo, Sekda Brebes Djoko Gunawan , Kepala Inspektorat Brebes Rofieq Qoidzul Adzam, Direktur Kordinasi dan Supervisi Wilayah 3 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Irawati dan Renta Marito serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar