Datangi Mapolres, Pengemudi Ojol Keluhkan Penyekatan Jalan di Kota Tegal

  Jumat, 16 Juli 2021   Lilisnawati
Sejumlah pengemudi ojol di Kota Tegal saat melakukan audiensi di Mapolres Tegal Kota, Jumat 16 Juli 2021. (Lilisnawati/ Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tegal mendatangi Mapolres Tegal Kota untuk melakukan audiensi terkait penyekatan jalan di sejumlah ruas di Kota Tegal, Jumat 16 Jumat 2021.

Rombongan ojol diterima oleh Wakapolres Tegal Kota, Kompol Zaenal Arifin dan Kasatlantas Polres Tegal Kota, AKP Nur'aini.

Dalam audiensi tersebut, pengemudi ojol di Kota Tegal mengaku sangat terdampak dengan adanya penyekatan jalan. Mereka kemudian meminta agar akses keluar masuk di titik penyekatan dipermudah.

"Kami sangat kesulitan, karena semua akses dari jalan tikus sampai jalan utama ditutup. Itu membuat pengeluaran kita lebih gede, seperti tenaga, waktu dan bensin," kata perwakilan ojol, Yusuf (31).

Padahal, kata Yusuf, pihaknya sudah terdampak dengan adanya kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali. Hal itu membuat omzet pendapatan hariannya menurun.

"Kita sudah terdampak PPKM Darurat, omzet kita turun karena jam operasional tempat makan dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Ditambah ada penyekatan jalan, tidak boleh menerima orderan go ride atau grab bawa orang," tuturnya.

Menurutnya, sebelum ada PPKM Darurat bisa mendapat Rp50.000 tiap harinya, namun semenjak ada kebijakan itu menurun sampai kurang dari Rp30.000.

"Alhamdulillah hari ini ada solusi, kami minta kepada polisi agar akses keluar masuk kita dipermudah. Tadi juga disampaikan agar disuruh menunjukan bukti orderan ke petugas agar bisa lewat penyekatan. Semoga terlaksana di lapangan," ucapnya.

Sementara Kasatlantas Polres Tegal Kota, AKP Nur'aini mengatakan, pihaknya mengabulkan permintaan pengemudi ojol agar akses keluar masuk dipermudah.

Ia menyadari bahwa para pengemudi ojol menjadi salah satu yang terdampak adanya penyekatan jalan, mulai dari omzet menurun hingga harus muter-muter mencari jalan.

"Tadi kami sepakat untuk mengizinkan ojol keluar masuk di penyekatan. Silakan tunjukkan bukti orderan ke petugas, tapi tetap saja orderannya harus berupa makanan dan obat," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar