Sekat 26 Ruas Jalan, Kapolres Tegal Targetkan Mobilitas Turun 20 Persen Pekan Depan

  Minggu, 18 Juli 2021   Dwi Ariadi
Petugas Polres Tegal sedang melaksanakan kegiatan bakti sosial di Mapolres Tegal, Jumat (16 Juli 2021).Dwi Ariadi/Ayotegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Dampak penutupan exit tol Adiwerna dan penyekatan sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Tegal diharapkan mampu menekan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat secara signifikan.

Menurut Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, mobilitas masyarakat Kabupaten Tegal masih di angka 10,1 persen masuk kategori merah.

''Dalam tiga hari ini, dampak dari penutupan exit tol Adiwerna dan penyekatan ruas jalan di wilayah Kabupaten Tegal terus kita evaluasi apakah dilakukan penambahan atau tidak. Yang pasti mobilitas masyarakat masih di angka 10,1 persen,''kata AKBP Arie Prasetya Syafa'at usai pemberian bansos, Jumat (16 Juli 2021).  

Disampaikan oleh Kapolres Tegal, pihaknya akan terus mengevaluasi penyekatan jalan untuk menurunkan mobilitas. 

''Dalam tiga hari ini akan terus kita evaluasi. Total ada 26 titik dilakukan penyekatan karena angka penurunan mobilitas di Kabupaten Tegal masih di angka 10,1 persen atau masuk zona merah,''jelasnya.

Kapolres Tegal menegaskan, pihaknya menargetkan penurunan mobilitas masyarakat di atas 20 persen zona kuning pada pekan depan. 

''Sekarang ini masuk dalam kategori merah. Kalau di bawah 10 persen kategori hitam dan di atas 20 persen, target kami minggu depan sudah kuning,''tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar