Dua Bulan, Polres Tegal Kota Ungkap 8 Kasus Tindak Pidana dari Pecah Kaca hingga Pencegahan Tawuran

- Kamis, 16 Maret 2023 | 17:28 WIB
Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi dalam konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Kamis 16 Maret 2023.  (dok)
Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi dalam konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Kamis 16 Maret 2023. (dok)

KOTA TEGAL, AYOTEGAL.COM - Terhitung sejak Januari hingga Maret 2023, Polres Tegal Kota telah mengungkap 8 kasus tindak pidana dengan 12 tersangka.

Hal tersebut disampaian oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi dalam konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Kamis 16 Maret 2023.

Delapan tindak pidana tersebut, menurut AKBP Jaka Wahyudi, pertama kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa pecah kaca sebagaimana tertuang dalam pasal 363 ayat 4 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

Baca Juga: Gelar Demo Keprihatinan Tawuran Pelajar, Massa AMPAK Geruduk Kantor Dinas Dikbud dan Pemkab Tegal

Satu kasus dengan 3 tersangka dengan lokasi TKP area parkir Ayam Goreng Mas Budi, Jalan AR Hakim Randugunting.

Yang kedua pencurian sepeda motor atau curanmor sebagaimana tertuang dalam pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun, sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka.

Yang ketiga kasus pemerkosaan sebagaimana tertuang dalam pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman pejara selama 12 tahun, sebanyak 1 kasus dengan 1 orang tersangka.

Kasus selanjutnya yaitu kasus pencabulan anak di bawah umur sebagaimana tertuang dalam pasal 81 ayat 2 dan pasal 82 ayat 1 jo pasal 76E UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, sebanyak 1 kasus dengan 1 orang tersangka.

Kasus yang kelima, penipuan dan penggelapan sebagaimana tertuang dalam pasal 372 dan atau 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun, sebanyak 2 kasus dengan 3 orang tersangka.

Kemudian kasus keenam yaitu pengeroyokan sebagaimana tertuang dalam pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun enam bulan, sebanyak 1 kasus dengan 2 orang tersangka.

Baca Juga: Ini Pandangan BRI Soal SVB Bangkrut Kolaps

''Dan yang terkahir yaitu kasus tanpa hak membawa sajam (tawuran) sebagaimana tertuang dalam pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun, sebanyak 1 kasus dengan 1 orang tersangkanya, "terang Kapolres.

AKBP Jaka Wahyudi menambahkan, pengungkapan kasus tindak pidana tersebut menunjukkan keseriusan dari Polres Tegal Kota untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat.

Dirinya juga mengimbau dengan maraknya kejadian tawuran pada kalangan remaja, agar masyarakat Kota Tegal untuk lebih meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap putra-putrinya terlebih pada saat weekend atau malam minggu.

"Saya berharap dengan konferensi pres hari ini, terkait tawuran antar remaja tolong rekan-rekan media sampaikan secara masif kepada masyarakat agar menjadikan sebagai pembelajaran bagi kita semua. Supaya lebih meningkatkan pengawasan kepada putra-putrinya sehingga tidak terjadi pada yang lain, "harap Kapolres.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tembus 25 Juta User, BRImo Siap Temani Ramadan Kamu

Minggu, 26 Maret 2023 | 13:56 WIB

BTN Imbau Nasabah Terus Jaga Kerahasiaan Data

Jumat, 17 Maret 2023 | 22:34 WIB
X