Mahasiswa Unnes Lakukan Penelitian Media Tegal Banteng Loreng Era 60 an

- Selasa, 16 Mei 2023 | 21:40 WIB
Mahasiswa Unnes, Dwi Fajar Intansari melakukan penelitian media Tegal Banteng Loreng bersama Lanang Setiawan (dok)
Mahasiswa Unnes, Dwi Fajar Intansari melakukan penelitian media Tegal Banteng Loreng bersama Lanang Setiawan (dok)

KOTA TEGAL, AYOTEGAL.COM - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dwi Fajar Intansari melakukan penelitian media Tegal Banteng Loreng, terbit tahun 1965.

Penelitian tersebut hubungannya dengan situasi politik tahun 1961-1965. Dwi Fajar Intansari menggunakan metode wawancara dalam penelitian tersebut dengan beberapa narasumber.

Narasumber yang diwawancarai sejarawan Wijanarto dan Lanang Setiawan. Wawancara dilakukan di Kafe Bin's, Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Pemkab Tegal Beri Pembekalan 150 PNS Jelang Purna Tugas

Menurut Intan, panggilan akrab Dwi Fajar Intansari, penelitian yang dilakukan untuk digunakan sebagai bahan skripsi berjudul "Analisis Perkembangan Media Banteng Loreng dan Hubungannya dengan Situasi Politik pada TAhun 1961-1965".

"Wawancara ini bertujuan sebagai langkah awal penggalian data untuk bahan skripsi," kata Intan asli kelahiran Talang, Kabupaten Tegal.

Intan mengaku alasan dirinya melakukan penelitian lembaran istilah untuk media zaman dulu Banteng Loreng karena media tersebut walau terbit di Tegal namun pernah menjadi referensi bagi media-media nasional dalam memberitakan penangkapan tokoh PKI Letkol Untung.

"Selain itu pada saat daerah Indonesia lainnya mulai didominasi PKI, Tegal masih didominasi oleh PNI dan Banteng Loreng juga berafiliasi dengan PNI,"kata Intan.

Baca Juga: Kapolres Tegal Sebut Penanaman Mangrove di Garis Pantai Penting untuk Cegah Banjir Rob

Bahan yang menjadi acuan penelitian, selain melakukan wawancara juga studi perpustakaan di antaranya buku novel "Pengendara Badai" dan buku "Jalan Panjang Teater dan Sastra Tegal" yang kedua buku tersebut karya Lanang Setiawan.

Salah satu bagian buku tersebut mengupas sejarah media lokal di tahun 1950-an hingga 19960-an yang membedah sekilas sejarah Lembaran "Banteng Loreng".***

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X