Tempe Ireng Khas Tegal di Kaki Gunung Slamet, Gurih Disajikan Tanpa Tepung

- Minggu, 7 November 2021 | 15:42 WIB
Tempe Ireng khas Tegal (Dwi Ariadi/AyoTegal)
Tempe Ireng khas Tegal (Dwi Ariadi/AyoTegal)

BOJONG, AYOTEGAL.COM - Jika Anda berlibur di wisata Guci Kabupaten Tegal jangan lewatkan untuk menikmati menu masakan khas yakni tempe ireng. Gorengan dengan rasa yang khas ini bisa ditemukan di sejumlah rumah makan dan warung.

Ya, menyebut tempe ireng bagi warga Tegal dan sekitarnya akan mengarah ke gorengan khas yang bisa ditemukan di daerah wilayah kaki Gunung Slamet, seperti Bojong dan Bumijawa serta sebagian Kecamatan Jatinegara.

Dikenal dengan sebutan tempe ireng karena tampilan gorengan tempe yang berwarna kehitam-hitaman. Lantas, apa yang membedakan dengan produk makanan tempe yang lain atau pabrikan.

Baca Juga: CERITA TEGALAN AKHIR PEKAN, Taman Pancasila

Menurut Trisno, warga Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, tempe ireng diproduksi oleh idustri rumah tangga dengan pengolahan tradisional.
''Pembuatannya dengan cara tradisional. Saat mengolah kedelai menjadi bahan tempe menggunakan alas daun pisang. Termasuk saat peragian memakai teknik tertentu yang dibikin secara tradisional, kenapa tempe kemudian berwarna hitam,''katanya.

Kekhasan yang lain, lanjut Trisno, tempe ireng cocok disajikan tanpa tepung. ''Kalau digoreng pakai tepung malah kurang cocok, tidak gurih. Sekadar buat camilan atau menu makanan disajikan bersama sambal ijo dan toge,''ujarnya.

Baca Juga: Chord dan Lirik Lagu Sampe Tuwek - Denny Caknan, Tenang Rasah Sepaneng

Menu tempe ireng dan sambal ijo memang sudah menjadi klangenan bagi wisatawan yang datang ke Guci. Beberapa warung makan menyajikan menu khas tempe ireng ini, di antaranya Warung Makan Rizki, RM Asih dan Kedai Angkringan Dhuwur.

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resep Klappertaart Enak, Jajanan Legit, Wangi dan Lembut

Kamis, 16 September 2021 | 07:42 WIB
X