PPDB Sekolah Pinggiran di Batang, Tak Ada Internet Guru Berjibaku Datangi Rumah Siswa

- Selasa, 23 Juni 2020 | 15:37 WIB
Guru SMPN 4 Bawang Batang mendatangi rumah calon siswa dalam PPDB Online.
Guru SMPN 4 Bawang Batang mendatangi rumah calon siswa dalam PPDB Online.

BATANG, AYOTEGAL.COM - Jaringan internet menjadi salah satu kendala Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem online di tengah pandemi korona ini. 

Seperti yang dialami SMP Negeri 4 Bawang, Kabupaten Batang. Agar tetap mendapatkan siswa didik baru, pihak sekolah melakukan jemput bola ke rumah calon siswa.  

Untuk melakukan jemput bola pun para guru dan tenaga pendidik harus berjibaku  melewati jalan berbatuan dan naik turun bukit.  

Pasalnya, SMPN 4 Bawang berada di Desa Pranten yang wilayahnya paling atas di Kabupaten Batang, masuk dalam pegunungan Dieng dan berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegera. 

"Jemput bola ini dilakukan untuk mencegah kerumunan calon peserta didik di sekolah. Hal ini termasuk bagian dalam meminimalisir penyebaran Covid-19," kata Kepala SMPN 4 Bawang, Mulud Sugito, Selasa (23/6). 

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan penjaringan dari SD terdekat. Dan ketika kelulusan SD pihaknya sudah memberikan info pendaftaran dan formulir ke calon peserta disik atau wali murid. 
"Ketika pembukaan PPDB, para calon peserta didik yang berminat melanjutkan pendidikan ke SMPN 4 Bawang menyerahkan formulir pendaftaran melalui jemput bola," ungkap Mulud Sugito. 

Di hari pertama pendaftaran sudah ada sekitar 24 calon peserta didik yang terjaring.  "Kami sudah mengerahkan guru dan tenaga pendidik untuk melakukan jemput bola ke daerah sekitar. Baik yang ada di Desa Pranten sendiri maupun yang ada di desa sekitar," jelasnya.  

PPDB tahun ini kalau dibanding tahun sebelumnya ada peningkatan. Tahun lalu kami menerima 15 peserta didik. Untuk tahun ini di hari pertama sudah 24 siswa.  

"Mudah-mudahan nantinya masih bisa bertambah lagi. Karena kami juga sedang menjaring data utamanya yang dari lulusan ponpes yang belum terjaring pendidikan formal,"pinta Mulud Sugito. 

Halaman:

Editor: Dwi Ariadi

Tags

Terkini

Satu Hati, Peduli Korban Banjir

Selasa, 10 Januari 2023 | 17:15 WIB
X