Bantu Kakek 60 Tahun Alami Gangguan Mental Tinggal di Gubuk, Bupati Tegal: Jangan Dipasung

- Sabtu, 26 November 2022 | 16:25 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah (kanan) saat menemui lansia Slamet 60 60 tahun, warga Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong yang tinggal sebatang kara di gubuk  (dok Humas Pemkab Tegal)
Bupati Tegal Umi Azizah (kanan) saat menemui lansia Slamet 60 60 tahun, warga Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong yang tinggal sebatang kara di gubuk (dok Humas Pemkab Tegal)

BOJONG, AYOTEGAL.COM - Bupati Tegal Umi Azizah memerintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal untuk mmenangani seorang lansia, Slamet, 60 tahun tinggal sendirian di sebuah gubuk Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong.

Tim Dinsos pun segera melakukan identifikasi seorang lansia tersebut mengalami gangguan kejiwaan selama lebih dari 15 tahun dan belum pernah mendapat penanganan medis atau pengobatan.

Keberadaan kakek tersebut diketahui saat Bupati Umi Azizah melintas di depan sebuah gubuk usai meninjau pelaksanaan program rehab rumah tidak layak huni, Senin 24 Oktober 2022 lalu.

Baca Juga: Jabar Hattrick Juara Umum Porwanas, Jadi Pemilik Tetap Piala Presiden

Bupati Umi mendapat informasi dari Kepala Desa Karangmulya jika di gubuk tersebut tinggal seorang diri lansia tanpa sanak famili dan dalam kondisi sakit.

Saat mengecek di gubuk, BUpati Umi mendapati kondisi badan Slamet sedang tidak sehat. Umi pun meminta data kependudukannya ke kepala desa setempat yang ternyata baru diketahui jika selama ini Slamet tidak memiliki identitas kependudukan.

Usai mendapat instruksi, tim Dinsos dan petugas medis Dinas Kesehatan menuju tempat tinggal S yang diidentifikasi sebagai pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) untuk mendapatkan layanan medis.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Tegal, Makmur menjelaskan menindaklanjuti perintah Bupati Tegal, pihaknya segera melakukan home visit dan mendapati Slamet mengalami psikotik serta dalam kondisi sakit.

Menurut Makmur, setelah ditelusuri dari pemerintah desa setempat Slamet diketahui masih memiliki kerabat keluarga yang tempat tinggalnya tidak jauh dari gubuk Slamet.

“Pihak keluarga Slamet ini sudah kami kunjungi dan bersedia merawat. Bahkan mereka menawarkan untuk tinggal bersama, namun tawaran itu ditolak,''ujarnya.

Halaman:

Editor: Dwi ariadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Musda, Lasqi Kabupaten Tegal Kembali Diaktifkan

Minggu, 22 Januari 2023 | 20:11 WIB
X